PSI Gelar Pemilu Raya
Satu Anggota Satu Suara, Bro Ron Sebut Ada Kemungkinan Kaesang Kalah di Pemilihan Raya PSI
Calon Ketua Umum PSI, Ronald A Sinaga, menegaskan pola "satu anggota, satu suara" membuat hasil Pemilihan Raya sulit dipastikan.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga, menegaskan pola "satu anggota, satu suara" membuat hasil Pemilihan Raya tidak bisa ditebak.
Bahkan terbuka kemungkinan Kaesang Pangarep kalah.
"Semua anggota yang berhak memilih punya otonomi masing-masing. Tidak bisa diatur-atur. Bahkan, serius, Mas Kaesang mungkin kalah. Apa pun bisa terjadi," kata Ronald, Selasa (15/7/2025).
Jika pemilih hanya Ketua DPW dan DPD, pengaturan hasil sangat dimungkinkan. Jumlah mereka hanya sekitar 600 orang.
"Tapi bagaimana cara mengatur atau memaksa lebih dari 180 ribu pemilih? Ketua DPW bisa saja memilih kandidat A, tapi anggota di kepengurusannya bisa dan boleh memilih kandidat B atau C," lanjut Ronald.
Satu anggota satu suara merupakan wujud nyata Partai Super Terbuka.
"Partai bukan didikte atau dikendalikan elite. Setiap anggota punya posisi menentukan," kata Ronald.
Dalam wawancara dengan Tribun hari ini, dirinya pun menyebut, jejaring PSI yang dari tingkat pusat sampai tingkat bawah pun akan membantunya dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Bayangkan kalau saya menjadi ketua umum. Saya bisa menggunakan network partai. Dari yang paling atas sampai ke bawah, dari ranting-ranting. Kita namanya itu DPRT ya. Ada DPP, DPW, DPD, terus ada DPC, terus DPRT ke paling-paling bawah,” ujar dia.
Baca juga: Kaesang Salip Bro Ron, Perebutan Kursi Ketua Umum PSI Makin Ketat
Bro Ron juga mengaku merasa nyaman di PSI karena pengurus pusat maupun kader selalu mendukung langkahnya dalam membantu masyarakat.
Pasalnya, dia menyadari jika dirinya merupakan sosok yang ‘bersisik’ di media sosial saat membantu masyarakat.
“Selama itu membantu masyarakat, gas terus. Jadi selama saya menjadi aktivis, dan sangat aktif di medsos, dua setengah tiga tahun terakhir, saya tidak pernah diintervensi sama sekali oleh partai. Tidak kena tegur pun, nggak pernah,” jelasnya.
Diketahui, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah menggelar Pemilihan Raya untuk mencari sosok calon ketua umum partai pada 12-18 Juli 2025, untuk memimpin lima tahun ke depan.
Adapun, terdapat tiga kandidat calon Ketua Umum PSI, yakni, nomor urut 1, Ronald Aristone Sinaga; nomor urut 2, Kaesang Pangarep dan nomor urut 3, Agus Mulyono Herlambang.
Ketiganya kini tengah dipilih oleh kader PSI seluruh Indonesia dan masyarakat yang terdaftar hingga pelaksanaan Kongres PSI pada 19-20 Juli 2025, mendatang.
PSI Gelar Pemilu Raya
Aria Bima: PSI Justru Terkesan Tak Terbuka Jika Jokowi Masuk dalam Struktur Elite Partai |
---|
Jokowi Diisukan Jadi Pembina PSI, PKB: Welcome to the Jungle, Pak |
---|
Betapa PSI Membutuhkan Jokowi, Kongres Partai di Solo Sudah Jadi Tanda |
---|
Prabowo Kaget Banyak Kader PSI di Kabinet, Pengamat Singgung Pengaruh Keluarga Solo |
---|
Profil 3 Kader PSI di Kabinet Merah Putih, Ada yang Rangkap Jabatan Jadi Komisaris |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.