Pemerintah Targetkan Bangun 200 Sekolah Rakyat Setiap Tahun
Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi janji keberpihakan negara kepada mereka yang selama ini nyaris tak tersentuh.
Pada kesempatan tersebut, Robben Rico menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dan literasi digital bukan dua hal yang berdiri sendiri.
Keduanya saling memperkuat sebagai wujud nyata negara hadir di tengah masyarakat.
Program ini bukan hanya tentang membangun sekolah, tetapi tentang mengubah hidup: dari tidak punya cita-cita, menjadi anak bangsa yang berani bermimpi besar.
“Insyaallah, dengan Sekolah Rakyat, anak-anak kita bisa mulai melihat kembali cita-citanya,” ujar Robben Rico.
Direktur Informasi Publik Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komdigi RI Nursodik Gunarjo, menyampaikan bahwa forum ini wajah digital Indonesia di mata dunia.
“Bukan hanya untuk menyampaikan kebijakan pemerintah, tetapi juga untuk mendengar dan belajar dari masyarakat," jelasnya.
Dengan literasi digital yang kuat, diharapkan masyarakat bisa lebih berdaya dalam menyuarakan kontribusinya terhadap pembangunan nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Potret-Sekolah-Rakyat.jpg)