Studi: Literasi Kesehatan Indonesia Masih Rendah
TBIG Targetkan 500 Kegiatan CSR Kesehatan hingga 2025, Jawab Tantangan Rendahnya Literasi Kesehatan
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan bahwa literasi kesehatan merupakan kunci agar masyarakat mampu menjaga kesehatan secara mandiri.
“Hampir separuh masyarakat Indonesia masih memiliki literasi kesehatan rendah. Fakta ini menjadi alarm bagi semua pihak, termasuk dunia usaha, untuk ikut turun tangan. Melalui program edukasi kesehatan dan bantuan gizi, TBIG ingin hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat dan berdaya,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh program CSR TBIG dijalankan berdasarkan prinsip ESG, SDGs, serta panduan ISO 26000 agar manfaatnya tidak hanya sesaat, melainkan berkelanjutan, inklusif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TBIG-Targetkan-500-Kegiatan-CSR-Kesehatan-hingga-20.jpg)