Cuaca Ekstrem
Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Daerah, BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Sejumlah bencana akibat cuaca ekstrem, melanda sejumlah wilayah Indonesia pada periode 14 sampai 15 Oktober 2025.
Banjir disebabkan oleh luapan Sungai Sei Belutu yang dipicu oleh hujan lebat. BPBD Kabupaten Serdang Bedagai melaporkan ketinggian air mencapai 80 sentimeter yang merendam 686 unit rumah, 60 hektare lahan kelapa sawit, dan 18 hektare tanaman ubi.
Selain itu, bencana hidrometeorologi kering berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Provinsi Jawa Timur, Senin 13 Oktober.
Seluas dua hektare lahan terbakar di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dan tujuh hektare lahan tebu di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD kabupaten terkait melakukan pemadaman dan pembasahan lahan di lokasi kejadian untuk mencegah munculnya titik api baru. Berdasarkan laporan per Selasa 14 Oktober, api berhasil dipadamkan dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memelihara drainase, memangkas pohon rimbun, serta membasahi lahan kering yang rawan karhutla.
Baca juga: Suhu Terasa Makin Panas! Tembus 37 Celcius, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Cuaca Tiba-tiba
"Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dan melaporkan kejadian bencana kepada BPBD atau instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/nilah-potensi-hujan-dan-cuaca-ekstrem-bmkg-kamis-452023.jpg)