Sabtu, 9 Mei 2026

Pengamat: Janji Prabowo untuk Reformasi Polri Semakin Kabur

Ray Rangkuti mempertanyakan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi Polri.

Tayang:
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/ Rahmat W Nugraha
REFORMASI POLRI - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, mempertanyakan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi Polri. /Foto.dok 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tercatat sebagai Pelindung dalam struktur tim tersebut. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertindak sebagai Penasihat. 

Sementara Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada ditunjuk sebagai Pengarah Transformasi bidang Pengawasan.

Selain itu, Komjen Mohammad Fadhil Imran menjabat sebagai Pengarah Transformasi bidang Operasional, dan Kabaintelkam Komjen Akhmad Wiyagus sebagai Pengarah Transformasi bidang Pelayanan Publik.


Posisi Ketua Tim dipegang oleh Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana. Wakil Ketua I dijabat Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak, dan Wakil Ketua II diemban oleh Sahlisosek Kapolri, Brigjen Susilo Teguh Raharjo.

Berbeda dengan Tim Transformasi, Komite Reformasi Polri akan berada langsung di bawah Presiden. 

Komite ini disebut-sebut akan beranggotakan sembilan orang yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh independen dan mantan pejabat negara.

Salah satu nama yang santer disebut bergabung adalah mantan Menko Polhukam Mahfud MD, bersama dengan mantan Kapolri yang belum disebutkan namanya.

Namun, Komite Reformasi Polri tersebut tak kunjung dibentuk. 

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved