Surya Darmadi Buronan KPK dan Kejagung
Dari Ribuan Pegawai Sisa 20, Anak Buah Surya Darmadi Ambil Alih Duta Palma
Ribuan pegawai di-PHK usai Surya Darmadi terjerat korupsi. Kini, kantor Duta Palma tinggal 20 orang dan dipimpin anak buahnya.
Pada Oktober 2025, ia dipindahkan ke Lapas Nusakambangan karena pelanggaran disiplin saat masa tahanan.
Perkara yang menjeratnya mencakup tujuh entitas korporasi, dengan kerugian keuangan negara sebesar Rp4,79 triliun dan USD 7,88 juta, serta kerugian terhadap perekonomian negara yang ditaksir mencapai Rp73,92 triliun.
Kekayaan Lebih Rp10 Triliun dan Gurita Bisnis Sawit
Total kekayaan Surya Darmadi ditaksir lebih dari Rp10 triliun, menjadikannya salah satu terpidana korupsi dengan nilai aset terbesar dalam sejarah Indonesia.
Sebagian besar berasal dari aset perkebunan kelapa sawit dan properti milik Duta Palma Group, termasuk pabrik pengolahan di Kalimantan Barat yang diajukan untuk dihibahkan ke Badan Pengelola Investasi Danantara.
Sekitar Rp5,2 triliun telah disita oleh Kejaksaan Agung, meliputi uang tunai, properti, dan aset perusahaan.
Dakwaan TPPU juga menyebut kepemilikan properti di Australia dan Singapura.
Nilai ini belum termasuk potensi aset tersembunyi atau yang belum berhasil dilacak.
Baca juga: Hakim Kabulkan Penahanan Anak Riza Chalid Dipindah ke Rutan Salemba, Kuasa Hukum Beri Respons
Diduga Kunjungi Kantor Saat Status Tahanan
Nama Surya Darmadi kembali mencuat setelah kesaksian Yeni Sagita Wijaya, pegawai PT Ceria Prima—anak perusahaan Duta Palma Group—mengungkap bahwa bosnya kerap datang ke kantor di Palma Tower meski berstatus sebagai tahanan.
Keterangan tersebut muncul dalam proses hukum yang masih berjalan dan memicu pertanyaan publik soal pengawasan terhadap tahanan kasus korupsi.
Diduga akibat pelanggaran disiplin, Surya Darmadi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada Oktober 2025.
Sebelumnya, ia sempat ditahan di Rutan Kejaksaan Agung dan Lapas Cibinong.
Yang Bertahan di Palma Tower
Hingga kini, proses hukum terhadap korporasi Duta Palma masih berlangsung.
Sementara itu, puluhan eks pegawai yang terdampak PHK besar-besaran masih berjuang mencari pekerjaan baru di tengah ketidakpastian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suasana-kantor-di-lantai-23-Palma-Tower-Surya-Darmadi.jpg)