Rabu, 8 April 2026

Prabowo Hadiri Pemusnahan Narkoba yang Digelar Polri, Lemkapi: Bentuk Dukungan Negara

Edi Hasibuan menyoroti kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara pemusnahan 214,8 ton barang bukti Narkoba

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Wahyu Aji
Istimewa
PEMUSNAHAN NARKOBA - Presiden Prabowo memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Edi Hasibuan menyoroti kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara pemusnahan 214,8 ton barang bukti Narkoba. 

Ringkasan Berita:
  • Bentuk dukungan penuh negara kepada aparat penegak hukum
  • Dukung Presiden memperkuat pengawasan di laut dan darat cegah masuknya Narkoba
  • Ribuan kasus narkoba diungkap Polri dalam setahun terakhir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menyoroti kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara pemusnahan 214,8 ton barang bukti Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

214,8 ton Narkotika yang disita Polri berasal dari pengungkapan kasus selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Edi Hasibuan menilai kehadiran Presiden Prabowo dalam pemusnahan barang bukti Narkoba tersebut sebagai bentuk dukungan penuh negara kepada aparat penegak hukum yang sudah kerja keras memberantas Narkoba.

"Atas nama masyarakat kita sampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo sudah hadir terlibat langsung memusnahkan Narkoba secara besar-besaran," ujar Edi Hasibuan di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Prabowo pada awal masa pemerintahannya memberikan tiga tugas kepada Polri di antaranya pemberantasan narkoba, penyelundupan, judi online.

Hal tersebut sebagai bentuk ketegasan Prabowo dalam memberantas tindak kejahatan, khususnya Narkoba.

Dalam satu tahun ini, Polri menangkap 65.572 tersangka Narkoba dari 49.306 kasus, serta mengungkap 22 kasus TPPU dengan total aset Rp 221,38 miliar.

Menurut Edi Hasibuan atas penegakan hukum yang dilakukan kepolisian bersama unsur terkait yakni BNN dan TNI ini telah menyelamatkan puluhan juta masyarakat Indonesia dari bahaya narkoba.

"Kita melihat selama setahun ini ribuan kasus Narkoba telah diproses pihak kepolisian dan pelakunya ditindak tegas," ucap mantan anggota Kompolnas ini.

Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) ini melihat program Asta Cita Presiden dalam pemberantasan Narkoba dan program lainnya sudah dirasakan masyarakat.

"Kami mendukung presiden memperkuat pengawasan baik itu di darat dan laut untuk mencegah masuknya narkoba ke Indonesia," katanya.

Prabowo Minta Seluruh Institusi Perkuat Kerja Sama

Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya meminta seluruh institusi untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan nasional termasuk pemberantasan Narkoba.

"Jangan ego sektoral, jangan loyalitas korps berlebihan. Kita satu korps, korps merah putih, korps NKRI," kata Prabowo.

Presiden memuji Polri yang terus berupaya melakukan pemberantasan peredaran Narkoba di tanah air.

Polri mampu menjalankan tiga tugas yang ia minta sejak awal pemerintahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved