Jumat, 15 Mei 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Ribuan Hektar Lahan TNI AD Disulap Jadi Area Tanam Bahan Pangan MBG

Ribuan hektar lahan TNI AD bakal disulap jadi area tanam pasokan bahan pangan MBG atau SPPG.

Tayang:
BGN
LAHAN TNI UNTUK MBG - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat menerima kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang di Markas Besar TNI AD, di Jakarta, Kamis (30/10/2025). 

Ringkasan Berita:
  • TNI AD mengalihfungsikan ribuan hektar lahan menjadi area tanam pasokan pangan MBG.
  • KSAD Maruli memerintahkan prajurit menanam sayur, buah, dan beternak ayam petelur.
  • Program ini mendukung stabilitas harga pangan dan pasokan dapur Makan Bergizi Gratis.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ribuan hektar lahan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bakal disulap jadi area tanam pasokan bahan pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Sebaran lahan ada di berbagai wilayah di tanah air. 

Hal itu disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat menerima kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang di Markas Besar TNI AD, di Jakarta, Kamis (30/10/2025). 

Maruli menyampaikan, dirinya juga sudah memerintahkan prajurit untuk menanam bahan pangan, sayuran, dan buah-buahan di lahan-lahan milik TNI AD

"Arahan ini untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (BGN),” kata Maruli. 

Komitmen TNI-AD untuk ikut memperkuat pasokan pangan ini sangat diapresiasi oleh BGN 

Sebab dengan bertambahnya jumlah dapur MBG yang beroperasi, kebutuhan bahan pangan pun akan meningkat, sehingga bisa memicu kenaikan harga.  

Sementara, dengan pasokan yang mencukupi, harga pangan akan stabil. 

Menurut Maruli, sejak tiga bulan lalu dirinya sudah memperkirakan, harga pangan akan beranjak naik akibat meningkatnya permintaan daging dan telur ayam, serta sayuran dan buah-buahan seiring dengan pertambahan jumlah SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia. 

Karena itu, ia segera menyerukan jajarannya untuk menanami lahan milik TNI-AD dengan berbagai tanaman pangan, sayuran, dan buah-buahan.  

Sejumlah lahan milik TNI sudah mulai diusahakan sejak beberapa bulan terakhir.  

Baca juga: Viral Mobil Berlogo SPPG di Nias Selatan Mengangkut Babi, Ini Penjelasan Lengkap BGN

Di antaranya lahan seluas 206 hektar di Gunung Hejo, Purwakarta; 300 hektar lahan di Takokak, Cianjur; 100 hektar di Puslatpur Baturaja, Lampung; 50 hektar di Pengalengan, Kabupaten Bandung; 600 hektar di Ciemas, Sukabumi; serta 60 hektar tanah di Cibenda, Sukabumi.  

“Kami juga mendidik ratusan petani muda untuk mengelola lahan pertanian itu,” kata Maruli. 

Nanik menyarankan, para prajurit TNI AD juga menanam buah yang dibutuhkan dapur-dapur MBG. Misalnya pisang.  

Tak hanya sekadar menanam tanaman pangan, sayuran dan buah-buahan, KSAD pun telah memerintahkan para prajuritnya untuk beternak ayam, terutama ayam petelur. 

“Saya juga sudah memerintahkan kepada Kodim-Kodim untuk beternak ayam,” kata perwira tinggi dengan bintang empat di bahunya itu. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved