Kamis, 16 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Banjir Sumut hingga Aceh Lumpuhkan Jaringan Internet, Menkomdigi Rapat Darurat

Banjir bandang di Sumut–Aceh lumpuhkan jaringan internet. Pemerintah rapat darurat, operator berjuang pulihkan layanan di tengah krisis.

/Yulham
BANJIR DAN LONGSOR - Foto udara yang diambil dari drone pada 27 November 2025 menunjukkan kawasan permukiman yang dilanda banjir setelah hujan deras di Provinsi Aceh, Indonesia. Sembilan orang tewas akibat banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, di ujung utara Pulau Sumatra, Indonesia, kata pejabat setempat pada hari Kamis. (Photo by Yulham/Xinhua) 
Ringkasan Berita:
  • Jaringan komunikasi lumpuh, warga di Sumut dan Aceh terisolasi di tengah bencana.
  • Pemerintah buru-buru rapat darurat, Komdigi janji percepat pemulihan layanan internet.
  • Operator telekomunikasi kerahkan tim teknis, listrik padam jadi kendala utama pemulihan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi), Ismail, menyatakan bahwa gangguan jaringan komunikasi dan internet di sejumlah wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor telah menjadi perhatian khusus pihaknya.

Bencana melanda sebagian besar wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Aceh, menyebabkan akses jalan terputus, listrik padam, serta lumpuhnya layanan komunikasi di beberapa titik.

"Sudah menjadi fokus Komdigi," ujar Ismail saat ditemui usai menghadiri acara DigiForum 2025 di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Ia menambahkan bahwa Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, telah menggelar rapat internal untuk menindaklanjuti kondisi tersebut.

"Tadi pagi Bu Menteri sudah melakukan rapat bersama seluruh elemen di internal Komdigi untuk mengambil langkah dukungan," jelas Ismail.

Menurutnya, pemerintah melalui Komdigi akan mengambil tindakan untuk memulihkan jaringan komunikasi dan internet di wilayah terdampak.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah tiang base transceiver station (BTS) atau stasiun pemancar sinyal turut terdampak akibat bencana. Namun, Ismail belum dapat merinci jumlah BTS yang mengalami gangguan. 

"Nanti akan ada siaran khusus. Saya khawatir salah data, jadi bisa ditanyakan langsung ke tim Biro Humas," tutupnya.

Baca juga: UPDATE Banjir 3 Provinsi Sumatera, BNPB: Total 116 Orang Meninggal, 42 Hilang

Di lapangan, operator telekomunikasi juga bergerak cepat. Telkomsel mengerahkan baterai, genset, dan tim teknis untuk mempercepat pemulihan layanan, sementara TelkomGroup melakukan percepatan pemulihan broadband dan layanan digital. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Telkomsel mempercepat pemulihan jaringan di Aceh dan Sumatera Utara, meski pemadaman listrik masif masih menjadi kendala utama.

BNPB turut berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membuka akses jalan yang terputus sekaligus membangun jalur komunikasi darurat. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan komunikasi bagi masyarakat terdampak.

Dengan adanya langkah cepat dari pemerintah dan operator telekomunikasi, pemulihan jaringan di wilayah terdampak diharapkan segera terwujud. 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved