Khutbah Jumat 5 Desember 2025: Menjadi Muslim yang Tangguh Hadapi Bencana
Simaklah contoh teks khutbah Jumat pada 5 Desember 2025 hari ini yang memiliki judul Menjadi Muslim yang Tangguh Hadapi Bencana.
Dalam hadis yang juga diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah mengajarkan doa:
اللَّهُمَّ أَجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
"Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah yang menimpaku, dan berilah aku ganti yang lebih baik daripada musibah yang telah menimpa".
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah!
Panduan Islam agar manusia bisa tangguh dalam menghadapi bencana tentunya sesuai dengan prinsip kemanusiaan dan universal dimana kesehatan mental menjadi bagian utama dalam diri para korban yang harus diselamatkan.
Trauma healing, atau pemulihan trauma pasca bencana menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan dari program tanggap bencana.
Melalui trauma healing tim tanggap bencana membantu menyemangati para korban agar tetap optimis untuk menata kembali puing-puing mimpi yang hancur, berani membuka lembaran hidup yang baru, dan tegar meninggalkan kenangan hidup yang porak poranda agar trauma tidak melekat selamanya.
Dalam hal ini, sabar menjadi kata kunci untuk mewujudkan proses pemulihan tersebut.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah!
Terakhir, kita juga patut bersyukur menjadi kaum muslimin yang lahir dan tinggal di negara yang sangat kita cinta, Indonesia.
Sebab, dalam urusan bencana sekalipun berbagai pihak terlibat, bahu-membahu dalam mewujudkan tanggap bencana dan peduli terhadap korban bencana.
Selain itu budaya gotong royong masyarakatnya juga patut disyukuri. Donasi kemanusiaan bagi korban bencana menjadi agenda yang biasa kita lihat setiap terjadi bencana.
Itu dilakukan tanpa memandang suku, agama, budaya, warna kulit. Inilah sebuah bentuk tafsir lain dari semboyan Bhineka Tunggal Ika.
Kita berdoa semoga spirit ini tetap terjaga.
Demikian khutbah pertama yang dapat khotib sampaikan Mudah-mudahan ada guna serta manfaatnya.
Mudah-mudahan Allah senantiasa melindungi kita, dan menjadikan berbagai bencana yang menimpa sebagai wujud kasih sayang-Nya, bukan sebagai siksa dan murka-Nya. Aamiin.
بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ اللَّهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمِ، وَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمِ
KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَمَرَنَا بِالاِتِّحَادِ وَالاعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَأَشَرِيْكَ لَهُ، إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاهُ نَسْتَعِيْنُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الْمَبْعُوثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ لِلْعَالَمِينَ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.
أما بعد : فَيَا أَيُّهَا المُسْلِمُوْنَ :: اتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .
Faqalallahu Ta'ala:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/masjid-istiqlal-kembali-menggelar-salat-jumat.jpg)