Selasa, 14 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Prabowo Tinjau Jembatan Bailey di Bireuen, Akses Medan–Banda Aceh Dikebut Pulih

Presiden Prabowo Subianto meninjau jembatan Bailey yang dibangun di atas  sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen, Minggu, (7/12/2025).

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews/Taufik Ismail
LOKASI BENCANA - Presiden Prabowo Subianto meninjau jembatan Bailey yang dibangun di atas  sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen. 

 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo meninjau pembangunan jembatan Bailey di Sungai Teupin Mane, Bireuen, Aceh.
  • Dua jembatan Bailey dipasang oleh TNI AD, Kementerian PU, dan masyarakat setempat sebagai upaya pemulihan cepat akses vital setelah sungai meluap hingga mencapai lebar 180 meter. 
  • Pemerintah menargetkan jembatan dapat difungsikan dalam 2–3 hari.

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Presiden Prabowo Subianto meninjau jembatan Bailey yang dibangun di atas sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen, Minggu, (7/12/2025).

Jembatan tersebut menjadi salah satu titik kritis jalur darat penghubung Medan–Banda Aceh.

Presiden Prabowo Tiba sekitar pukul 11.45 WIB. Tiba di lokasi Presiden langsung mendapat penjelasan mengenai perbaikan jembatan yang sedang dilakukan.

 

Presiden kemudian melihat kerangka baja yang akan dipasang di atas sungai deras tersebut.

Didampingi Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf Presiden tampak memegang kerangka baja yang dipasang.

Setelah itu di bibir sungai, Presiden tampak berbicara dengan Menteri PU Doddy Hanggodo, Bupati Bireuen, Mukhlis Takabeya, dan lainnya.

Sebelumnya Dua jembatan bailey dipasang TNI AD, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta masyarakat setempat di atas sungai tersebut.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pemerintah menekankan pentingnya pemulihan cepat akses lintas provinsi tersebut.

"Pemasangan 2 jembatan bailey oleh TNI AD, Kementerian PU, dan masyarakat setempat, di sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen,” ujar Seskab Teddy, pada Sabtu, (6/12/ 2025).

Ia menjelaskan bahwa jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kota Medan dengan Banda Aceh serta sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Jembatan bailey yang dipasang memiliki bobot sekitar 50 ton, berfungsi sebagai jembatan sementara namun dapat difungsikan sebagai jembatan permanen dalam kondisi darurat.

Pemasangan dilakukan sejak hari pertama TNI AD dan Kementerian PU turun ke lokasi.

“TNI AD dan Kementerian PU sejak awal bekerja secepat mungkin untuk memulihkan akses jalan utama lokasi terdampak. Pemasangan dilakukan bahu-membahu bersama masyarakat setempat, 24 jam non-stop setiap harinya untuk mengejar waktu penyelesaian,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved