Banjir Bandang di Sumatera
Ikuti Instruksi Bahlil, Kader Muda Golkar Kirim 250 Relawan Bencana ke 3 Provinsi di Sumatera
Golkar melalui kader mudanya yakni PP AMPG mengirim 250 peserta tanggap bencana ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ringkasan Berita:
- Partai Golkar melalui PP AMPG mengirim 250 relawan tanggap bencana ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sesuai instruksi Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.
- Relawan berasal dari 14 provinsi dan telah mendapat pelatihan dari Kodam Jaya akan membantu evakuasi, membersihkan fasilitas umum, menyalurkan logistik, membuka dapur umum, serta membantu masyarakat di wilayah yang masih terisolasi.
- Pengiriman relawan dilakukan di tengah tingginya jumlah korban bencana.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Golkar melalui kader mudanya yakni PP AMPG mengirim 250 peserta tanggap bencana ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pengiriman pasukan ini dilakukan menyusul arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang mendampingi Presiden meninjau lokasi terdampak.
"250 peserta tanggap bencana ini berasal dari 14 provinsi di Indonesia dengan beberapa keahlian dan yang sudah dilatih oleh Tim Instruktur dari Kodam Jaya," ujar Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus kepada wartawan, Senin (8/12/2025).
Menurut Said Aldi, para relawan nantinya akan bersinergi dengan TNI, Basarnas, BPBD dan Polri dalam membantu warga, membersihkan akses jalan, fasilitas umum hingga menyalurkan bantuan logistik yang berasal dari DPP Partai Golkar.
Pada kesempatan itu, Said Aldi menyebut bahwa anggota Fraksi Golkar di DPR RI masih terus memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak.
"Kami juga akan menyalurkan bantuan kepada warga Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga di Sumut, serta Aceh dan Sumbar dan diharapkan bantuan itu nantinya bermanfaat bagi masyarakat terdampak bencana di 3 provinsi tersebut," imbuh Said Aldi.
Said juga menegaskan bahwa instruksi Bahlil adalah agar seluruh jajaran Partai Golkar aktif terjun membantu korban di daerah terdampak.
"Seperti di beberapa daerah yang ada di Aceh Tengah, Aceh Singkil yang juga mengalami bencana banjir besar beberapa waktu lalu dan bahkan sampai sekarang ada beberapa wilayah yang masih terisolasi," kata dia.
Said Aldi mengaku prihatin atas kondisi yang terjadi.
"Kami tetap mendoakan agar warga tetap sabar dan tabah dalam menghadapi musibah yang terjadi dan bantuan yang diberikan semoga bermanfaat dan dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak banjir," ujar Ketua Umum Dunia Islam Dunia Melayu (DMDI) itu
Di sisi lain, peserta Satgas PP AMPG asal Bengkulu, Indah Meisela, mengaku bangga dapat menjalankan tugas kemanusiaan.
"Setelah diberikan pemahaman dan penjelasan serta pelatihan tentang tanggap bencana selama beberapa hari oleh tim instruktur dari Kodam Jaya, kami langsung dikirim ke lokasi beberapa lokasi bencana. Dan bagi kami ini merupakan tugas mulia bisa membantu saudara-saudara kita yang saat ini memang sedang membutuhkan berbagai pertolongan," paparnya.
Di lokasi bancana, dikatakan dia, para peserta akan diarahkan membantu warga dan tim dari berbagai elemen maupun instansi membersihkan rumah warga dan penyaluran bantuan, membuka dapur umum dan lainnya.
Turut hadir dalam acara itu Wakil Ketua Umum Sandi Mandela, Evandra Subagyo, Sekjen PP AMPG Ikhsan Nurdjamil, Ketua Panitia Agus Harta, Ziko Odang, Saud Marganda serta jajaran bidang bencana dan perempuan PP AMPG.
Sebelumnya, Berdasarkan data BNPB per Minggu (7/12/2025), sebanyak 921 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Said-Aldi-Al-Idrus-111.jpg)