Senin, 11 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Bedanya Sikap Prabowo pada Bupati Aceh Selatan dengan Aceh Tengah dan Bener Meriah

Presiden Prabowo menunjukkan sikap berbeda kepada Bupati Aceh Selatan dengan Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Tayang:
Tribunnews/Taufik Ismail
TUNJUKKAN SIKAP BERBEDA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025). Dalam kesempatan itu, Prabowo memperlihatkan sikap berbeda kepada Bupati Aceh Selatan, dengan Bupati Aceh Tengah dan Bener Meriah. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo menggelar ratas darurat di Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam.
  • Dalam kesempatan itu, Prabowo melakukan panggilan video dengan Bupati Aceh Tengah dan Bener Meriah.
  • Prabowo juga sempat melayangkan sindiran keras kepada Bupati Aceh Selatan.

TRIBUNNEWS.com - Presiden Prabowo Subianto memperlihatkan sikap berbeda kepada Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, dengan Bupati Aceh Tengah,  Haili Yoga, dan Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar.

Momen ini terjadi saat Prabowo menggelar rapat terbatas (ratas) darurat bersama sejumlah menteri di posko terpadu penanganan bencana di Lapangan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025) malam.

Dalam kesempatan itu, Prabowo melayangkan sindiran keras terhadap Mirwan MS yang melaksanakan ibadah umrah di tengah bencana banjir.

Padahal, sebelum berangkat umrah, Mirwan sempat menandatangani surat ketidaksanggupan menangani bencana banjir di Aceh Selatan, tanpa bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan pusat.

Apalagi, Mirwan berangkat tanpa mengantongi izin, baik dari Gubernur Aceh maupun Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Atas hal itu, Prabowo pun meminta Mendagri Tito Karnavian untuk mencopot Mirwan.

Baca juga: Menilik Lahan HTI Prabowo di Aceh, Jadi Sorotan di Tengah Banjir, Pernah Disinggung Jokowi

"Kalau ada yang mau lari, lari saja enggak apa-apa. Copot. Mendagri, bisa ya diproses?" tanya Prabowo, Minggu.

"Bisa, Pak," jawab Tito.

Prabowo menganggap sikap Mirwan tersebut seperti desersi di dunia militer.

Meninggalkan warga di tengah musibah layaknya meninggalkan anak buah dalam keadaan bahaya.

Prabowo pun menegaskan hal sedemikian rupa tidak bisa ditoleransi.

"Itu kalau tentara namanya desersi. Dalam keadaan bahaya, meninggalkan anak buah, wadu, itu enggak bisa (ditoleransi)" tegas dia.

Sementara itu, Prabowo menunjukkan sikap berbeda kepada Haili dan Tagore.

Wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah yang masih terisolasi, membuat Haili dan Tagore tidak bisa bertemu Prabowo.

Karena itu, Prabowo pun melakukan panggilan video untuk mengecek keadaan keduanya di tengah ratas berlangsung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved