Banjir Bandang di Sumatera
Pemerintah Siapkan Jaminan Hidup bagi Korban Banjir Sumatra Selama Tiga Bulan, Ini Besarannya
Pemerintah siapkan jaminan hidup, bantuan pengisian perabotan rumah serta program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak bencana Sumatra.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah siapkan jaminan hidup (jadup), bantuan pengisian perabotan rumah, serta program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak bencana di wilayah Sumatra.
- Untuk besarannya belum bersifat final, masih dalam pembahasan lintas kementerian.
- Keputusan akhir terkait besaran jadup akan ditetapkan setelah mempertimbangkan kondisi lapangan, serta rekomendasi dari kementerian dan lembaga terkait.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan jaminan hidup (jadup), bantuan pengisian perabotan rumah, serta program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, besaran jadup yang sedang dibahas adalah Rp10.000 per orang per hari.
Angka tersebut belum bersifat final dan masih dalam pembahasan lintas kementerian.
“Jika satu keluarga terdiri dari lima orang, maka bantuan jadupnya bisa mencapai Rp50.000 per hari. Rencananya bantuan ini akan diberikan selama tiga bulan,” kata Gus Ipul.
Hal tersebut dikatakan Gus Ipul pada Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Percepatan Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.
Keputusan akhir terkait besaran jadup akan ditetapkan setelah mempertimbangkan kondisi lapangan, serta rekomendasi dari kementerian dan lembaga terkait.
Baca juga: Gubernur Mualem Viral Gegara Permohonan Bantuan ke PBB, Sang Istri Kak Na Sibuk Keliling Pengungsian
Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan sebesar Rp 3 juta kepada korban bencana.
Dana ini untuk membantu pengadaan dan pengisian kembali perabotan rumah tangga yang rusak atau hilang akibat bencana.
"Bantuan ini untuk melengkapi isi rumah, seperti alat-alat dapur, kursi, meja, dan kebutuhan dasar lainnya, dengan nilai sebesar Rp3 juta," ujar Gus Ipul.
Selain bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, pemerintah juga menyiapkan program pemberdayaan untuk pemulihan ekonomi keluarga terdampak.
Melalui program ini, setiap keluarga direncanakan akan menerima bantuan sebesar Rp5 juta guna mendukung upaya bangkit kembali secara ekonomi pascabencana.
"Bantuan pemberdayaan ini disiapkan agar keluarga terdampak tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa kembali produktif," ujar Gus Ipul.
Baca juga: Pengungsi di Tapteng Mulai Khawatir, 22 Hari Makan Mie Instan Tanpa Sayur Apalagi Protein
Sementara itu, santunan kematian bagi yang meninggal juga diberikan yakni Ro15.000.000 perorang.
Selain itu juga santunan luka berat sebesar Ro5.000.000 perorang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gus-Ipul-Dampingi-Presiden-Prabowo-Berdialog-bersama-Pengungsi-di-Padang-Pariaman.jpg)