Selasa, 9 Juni 2026

OTT KPK di Bekasi

Bupati Bekasi Ade Kuswara Sudah Berada di Gedung KPK, Ditangkap Bersama Sang Ayah

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap KPK dalam OTT dan diamankan secara senyap di Gedung KPK. Dugaan kasus meliputi pemerasan dan suap proyek.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI GEDUNG KPK - Gedung Merah Putih KPK di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (31/1/2025). Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap KPK dalam OTT dan diamankan secara senyap di Gedung KPK. Dugaan kasus meliputi pemerasan dan suap proyek. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Penangkapan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menandai babak baru pengusutan dugaan korupsi yang dinilai kompleks, melibatkan indikasi pemerasan dan suap proyek. 
  • Langkah senyap KPK serta penyegelan sejumlah kantor pemerintahan menunjukkan penyidik masih memburu pihak lain yang diduga terlibat.
  •  Publik kini menanti hasil penetapan status hukum dalam batas waktu 1x24 jam sesuai ketentuan yang berlaku.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dipastikan telah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Jumat (19/12/2025).

Meski demikian, kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut luput dari pantauan awak media di lobi depan. 

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, Ade Kuswara sudah diamankan di dalam gedung lembaga antirasuah tersebut, namun tidak dibawa masuk melalui akses utama.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu ditangkap bersama sang ayah, HM Kunang.

Sama seperti anaknya, HM Kunang juga sudah berada di dalam Gedung KPK.

Adapun langkah senyap ini diambil lantaran tim penyidik KPK di lapangan masih memiliki target operasi lain yang belum tertangkap, yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat.

"Bupati tadi tidak bisa lewat depan, tapi Bupati sudah di dalam. Tidak bisa lewat depan karena Kajarinya belum dapat," ungkap sumber tersebut, Jumat (19/12/2025) dini hari.

Baca juga: OTT KPK di Bekasi: Penyidik Bergerak Senyap 15 Menit di Ruang Kerja Bupati Ade Kuswara

 

Dugaan Kasus Kompleks: Pemerasan hingga Suap Proyek

Kasus yang menjerat Ade Kuswara Kunang ini disinyalir memiliki konstruksi perkara yang kompleks. 

Sumber tersebut mengungkapkan adanya irisan antara dugaan pemerasan dan suap proyek.

Di satu sisi, terdapat indikasi pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum Kejaksaan terhadap Bupati dan ayahnya. 

Namun di sisi lain, terdapat pula dugaan praktik rasuah terkait pengerjaan proyek.

"Ada dugaan pemerasan, ada dugaan proyek juga. Dugaan pemerasan yang dilakukan Kejaksaan lewat bapaknya, bapaknya diperas, bupatinya juga," jelas sumber tersebut.

"Tapi di sisi lain ada juga suap proyek. Jadi Bupati itu bisa sebagai pemberi, bisa juga sebagai penerima," imbuhnya.

Baca juga: BREAKING NEWS KPK OTT di Bekasi, 10 Orang Tertangkap, Ruang Kerja Bupati Ade Kuswara Kunang Disegel

10 Orang Diamankan dan Penyegelan Kantor

Secara terpisah, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Bekasi

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved