Senin, 1 Juni 2026

Natal dan Tahun Baru 2026

Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember, Contraflow dan One Way Disiapkan hingga Imbauan WFA

Puncak arus mudik periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi akan terjadi pada Rabu (24/12/2025), penerapan contraflow disiapkan.

Tayang:
Tribunnews.com/Istimewa/HO
ARUS MUDIK NATARU - Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan melakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow atau lawan arus terhadap kendaraan yang hendak menuju kawasan Belawan melalui ruas Jalan Tol, Jumat (28/11/2025). Puncak arus mudik periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi akan terjadi pada Rabu (24/12/2025), skema contraflow disiapkan. 

Ringkasan Berita:
  • Puncak arus mudik periode Natal dan Tahun Baru diprediksi akan terjadi pada Rabu (24/12/2025). 
  • Pada periode Nataru, diperkirakan terjadi jumlah pergerakan sebanyak 17,18 juta orang.
  • Berbagai skema rekayasa lalu lintas disiapkan, mulai dari penerapan contraflow hingga one way

TRIBUNNEWS.COM - Puncak arus mudik periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi akan terjadi pada Rabu (24/12/2025). 

Puncak arus mudik yang sebelumnya diprediksi 20 Desember 2025 mengalami pergeseran.

Hal tersebut, berdasarkan pantauan kenaikan volume kendaraan yang masih berada di angka sekitar 12,2 persen dibandingkan hari biasa.

Kementerian Perhubungan memprediksi, terjadi jumlah pergerakan sebanyak 17,18 juta orang saat puncak arus mudik Nataru. 
 
Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi Jumat, 2 Januari 2026 dengan perkiraan pergerakan sebanyak 20,81 juta orang.

Jelang puncak arus mudik, skema rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. 

Pemerintah bersama Polri dan Jasa Marga pun menyiapkan penerapan contraflow hingga one way yang bersifat situasional.

Contraflow adalah suatu sistem rekayasa atau pengaturan lalu lintas dengan cara mengubah sebagian arah arus lalu lintas kendaran di jalan yang sedang mengalami kemacetan. Sedangkan One way merupakan suatu sistem rekayasa lalu lintas yang digunakan untuk mengubah jalur dari dua arah menjadi satu arah.

Pantauan sementara, kondisi lalu lintas di ruas jalan tol masih terpantau aman dan lancar pada Selasa (23/12/2025) dini hari.

Hal itu, disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi ketika bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono ketika melakukan koordinasi menghadapi puncak arus mudik libur Nataru.

Koordinasi tersebut, dilakukan saat Dudy meninjau National Traffic Management Center (NTMC) Polri, pada Selasa ini, sekira pukul 00.15 WIB.

"Kami bertiga dari Korlantas dan Jasa Marga melakukan koordinasi pada malam ini, melakukan evaluasi dan sejauh ini alhamdulillah situasi lalu lintas di ruas jalan tol berlangsung secara aman dan lancar," katanya.

Baca juga: Menhub Tinjau NTMC Polri, Pastikan Kesiapan Lalu Lintas Jelang Puncak Arus Mudik Nataru

Persiapan Jelang Puncak Nataru

- Siapkan Penerapan Contraflow

Berbagai skema rekayasa lalu lintas disiapkan, mulai dari penerapan contraflow hingga one way. Namun, rekayasa lalu lintas itu, dilakukan dengan mempertimbangkan traffic counting atau jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalan tol.

"Dan kami juga tadi berdiskusi mengenai ke depannya, mengantisipasi apabila terjadi kepadatan pada tanggal yang diperkirakan akan mulai terjadi arus puncak pada saat mudik nantinya,” ucap Menhub Duddy.

Korlantas Polri juga sudah menetapkan ambang batas kepadatan kendaraan sebagai dasar penerapan rekayasa lalu lintas selama Nataru. 

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, penerapan contraflow dilakukan berdasarkan hasil traffic counting yang terpantau real time melalui command center. Parameter tersebut, menjadi acuan utama sebelum dilakukan intervensi di lapangan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved