Selasa, 14 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

BNPB Sebut Pembersihan Lokasi Terdampak Bencana Sumatra Terus Dilakukan

Pemerintah terus melakukan pembersihan di lokasi terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

/Puspen TNI
BENCANA DI SUMATRA - Prajurit TNI dari Kodim 0103/Aceh Utara dan Brigif TP 90/Yudha Giri Dhanu yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam Iskandar Muda bersama warga pembersihan Masjid Kampung Tanah Merah, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Sabtu (13/12/2025). (Puspen TNI) 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah terus melakukan pembersihan di lokasi terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar.
  • Petugas gabungan bersama TNI dan Polri bekerja hingga 20 jam per hari untuk mempercepat proses pembersihan.
  • Harapannya, proses pemulihan ini berjalan cepat sehingga perlahan aktivitas ekonomi masyarakat bisa mulai berjalan.

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah terus melakukan pembersihan di lokasi terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, petugas gabungan bersama TNI dan Polri bekerja hingga 20 jam per hari untuk mempercepat proses pembersihan.

"Pembersihan ini terus dilakukan, ini yang di Aceh Tamiang, kita bekerja tidak hanya mengerahkan segenap personel alat perangkat, tetapi juga mengoptimalkan waktu." 

"Di beberapa titik personel TNI-Polri bekerja siang malam 18 jam bahkan sampai 20 jam," ujar Abdul dalam konferensi pers secara daring, Selasa (23/12/2025).

Harapannya, proses pemulihan ini berjalan cepat sehingga perlahan aktivitas ekonomi masyarakat bisa mulai berjalan.

Jumlah Korban

Abdul Muhari mengatakan, pada Selasa kemarin ada penambahan korban meninggal dunia sebanyak enam jiwa imbas bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Artinya korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor Sumatra totalnya kini menjadi 1.112 jiwa.

"Pada hari ini jumlah korban meninggal dunia bertambah enam jiwa. Sekali lagi ini pemerintah, pemerintah daerah, dan segenap entitas yang terlibat dalam operasi pemulihan ini mengucapkan simpati dan belasungkawa yang mendalam."

"Hari ini menjadi 1.112 jiwa dari tiga provinsi, yang artinya bertambah enam jiwa dari hari kemarin," ujarnya.

Selanjutnya untuk korban hilang bertambah satu orang sehingga totalnya menjadi 176 jiwa.

Jumlah 176 jiwa yang hilang ini masih terus dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Baca juga: BNPB Targetkan Huntara untuk Warga Aceh Selesai Dibangun Sebelum Ramadan

"Untuk korban hilang kita mendapat tambahan satu nama, sehingga hari ini terdapat 176 jiwa yang masih terus dilakukan pencarian dan pertolongan oleh Tim SAR Gabungan di tiga provinsi," jelas Abdul Muhari.

Kemudian, masih ada 498.447 jiwa yang masih mengungsi akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra.

Dari jumlah pengungsi tersebut, ada pengungsi yang masih berada di titik pengungsian, ada yang sudah kembali ke rumah, dan ada yang sementara tinggal di rumah kerabat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved