Sabtu, 25 April 2026

PBNU dan Dinamika Organisasinya

Hasil Pertemuan Kiai Miftach dan Gus Yahya di Lirboyo: Islah Tercapai, Muktamar PBNU Secepatnya

Sejumlah sesepuh NU maupun pengurus PBNU yang berasal dari berbagai daerah hadir dalam pertemuan itu.

|
Penulis: Hasanudin Aco
HO/Dokumentasi Ponpes Lirboyo/Via Surya.co,id
MUSYAWARAH PBNU - Pertemuan antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar bersama jajaran Syuriah PBNU dengan Mustasyar PBNU, termasuk Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Kamis (25/12/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Dua kubu di PBNU yakni kubu Kiai Miftach dan Gus Yahya mengadakan pertemuan di Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur hari ini
  • Pertemuan dihadiri para sepuh NU dan tokoh NU dari berbagai wilayah di Indonesia
  • Dalam pertemuan itu  disepakati islah dan muktamar ke-35 PBNU secepatnya

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Silaturahim dari para kiai sepuh dan Mustasyar Nahdlatul Ulama diselenggarakan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur pada hari ini, Kamis (25/12/2025).

Silaturahmi sekaligus pertemuan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar bersama jajaran Syuriyah, Mustasyar, dan para Tanfidziyah PBNU. (Pengertian tiga istilah di PBNU bisa dibaca di akhir berita).

Pertemuan ini menjadi forum strategis membahas dinamika organisasi dan hasil keputusan PBNU.

Sejumlah sesepuh NU maupun pengurus PBNU yang berasal dari berbagai daerah hadir dalam pertemuan itu antara lain:

  • KH Anwar Mansur, KHNurul Huda Djazuli, KH Kafabihi Mahrus
  • KH Ma'ruf Amin, KH Miftachul Akhyar, KH Yahya Cholil Staquf, M Nuh, KH Idris Hamid, Gus Ulil Abshar Abdalla dan masih banyak lainnya.

Hasil pertemuan

Pertemuan antara Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar bersama jajaran Syuriyah PBNU dengan Mustasyar PBNU, termasuk Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya berakhir dengan kesepakatan bersama. 

Pertemuan yang juga dihadiri para kiai sepuh NU tersebut, menjadi momentum penting penyelesaian konflik internal PBNU. 

Hasilnya seluruh pihak sepakat untuk melakukan islah atau perdamaian demi menjaga persatuan organisasi.

Penuh Suasana Kekeluargaan

Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, KH Abdul Muid Shohib, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menghasilkan keputusan strategis bagi NU.

“Alhamdulillah hasil pertemuan hari ini menyatakan bahwa kedua belah pihak telah menyepakati keputusan bersama,” kata KH Abdul Muid Shohib seusai pertemuan.

Ia menegaskan seluruh pihak sepakat mengedepankan persatuan dan keutuhan jamiyah Nahdlatul Ulama.

Muktamar NU Ke-35 Secepatnya Digelar

Salah satu keputusan utama dalam pertemuan tersebut, adalah kesepakatan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dalam waktu secepat-cepatnya.

“Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akan diselenggarakan sesegera mungkin dan pelaksanaannya diserahkan kepada PBNU, dalam hal ini Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Gus Yahya,” jelas Gus Muid.

Dalam pelaksanaan Muktamar, PBNU akan melibatkan Mustasyar serta para sesepuh NU, termasuk pengasuh pondok pesantren, khususnya dalam penentuan lokasi dan kepanitiaan.

“Pelibatan para sesepuh NU ini penting untuk menjaga kebersamaan dan keteguhan dalam pelaksanaan Muktamar ke depan,” ujar Gus Muid.

Keputusan Resmi PBNU

Gus Muid menegaskan bahwa pertemuan di Ponpes Lirboyo merupakan rapat resmi PBNU yang digelar atas permintaan Rais Aam PBNU.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved