Senin, 8 Juni 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Dari 112 Pasar Terdampak Bencana di Aceh, Baru 18 yang Beroperasi

Dari 112 pasar tradisional yang terdampak akibat terjangan banjir dan longsor akhir November lalu baru 18 pasar yang sudah beroperasi penuh.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Serambinews.com/Yusmandin Idris
BERLUMPUR – Lokasi pengungsian bagi warga Desa Meunasah Pulo, Peudada, Bireuen, Aceh dihantam banjir lagi pada Rabu (24/12/2025) malam, tenda dipenuhi lumpur tebal. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan dari 112 pasar tradisional yang terdampak akibat terjangan banjir dan longsor akhir November lalu baru 18 pasar yang sudah beroperasi penuh. 

"500 unit pertama akan selesai dalam minggu ini dan dilengkapi dengan sanitasi air bersih, rumah ibadah, listrik, jaringan wifi, serta fasilitas untuk anak-anak," katanya.

Sementara itu BNPB kata Seskab telah memulai pembangunan 4.500 hunian sementara. Kemudian,  Kementerian Perumahan sudah memulai pembangunan hunian tetap di 3 provinsi. Adapun jumlahnya 2.500 unit pertama sudah dibangun minggu lalu di lahan BUMN  dan 2.500 unit kedua akan mulai dibangun awal minggu depan.

"Hunian sementara dan hunian tetap ini dibangun dengan memenuhi beberapa kriteria, yakni bukan di lokasi rawan bencana, lokasinya cukup dekat dengan rumah, jalan besar, fasilitas umum serta tempat bekerja para pengguna," katanya.

Bencana besar melanda Aceh akhir November–Desember 2025. Banjir bandang dan longsor menewaskan ratusan orang, jutaan warga terdampak, dan ribuan rumah serta jembatan rusak.

Pemerintah memperpanjang status darurat hingga 25 Desember, membangun hunian sementara, dan mempercepat perbaikan infrastruktur vital.

Kronologi Bencana

  • Banjir bandang & longsor melanda berbagai kabupaten di Aceh sejak akhir November 2025.
  • Status darurat diperpanjang hingga 25 Desember 2025 karena jumlah korban terus bertambah.
  • Wilayah terdampak: Aceh Tamiang, Bireuen, dan sejumlah kabupaten lain.

Dampak Utama

  • Korban jiwa: 407 orang meninggal menurut data pemerintah Aceh; BNPB mencatat total korban di Sumatra (termasuk Aceh) mencapai 1.106 jiwa per 22 DesemberdetikNews.
  • Warga terdampak: lebih dari 1,9 juta jiwa, dengan 539.584 KK terdampak.
  • Pengungsian: 378.395 jiwa di 2.174 titik.
  • Kerusakan infrastruktur: 332 jembatan rusak, 157 ribu rumah terdampak.
  • Hunian sementara: lahan di Aceh Tamiang disiapkan untuk pembangunan rumah darurat bagi korban.
  • Transportasi vital: Jembatan Krueng Tingkeum di Bireuen rusak, kini 90 persen selesai diperbaiki dan ditargetkan beroperasi 29 Desember. (*)

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved