Rabu, 6 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Daftar Aktivis-Influencer Kena Teror Akhir 2025, karena Video Satir hingga Kritik Banjir Sumatra

Lima tokoh publik mendapat teror buntut mengunggah video satir dan mengkritik buruknya penanganan banjir Sumatra.

Tayang:
Serambinews.com
BANJIR ACEH – Foto udara memperlihatkan banjir bandang merendam permukiman dan lahan sawah warga di Aceh Tengah, November 2025. Lima tokoh publik mendapat teror buntut mengunggah video satir dan mengkritik buruknya penanganan banjir Sumatra. 

Ringkasan Berita:
  • Menjelang akhir 2025, lima tokoh publik mendapat teror, baik fisik maupun digital.
  • Mereka diteror diduga karena mengunggah video satir hingga mengkritik buruknya penanganan bencana di Sumatra.
  • Salah satu bentuk teror adalah kiriman bangkai ayam.

TRIBUNNEWS.com - Lima tokoh publik mendapat teror berupa fisik maupun digital menjelang akhir 2025, baru-baru ini.

Mereka adalah aktivis Greenpeace, Iqbal Damanik; aktivis Virdian Aurellio; aktor Yama Carlos; influencer Sherly Annavita; dan disjoki DJ Donny.

Teror-teror itu diterima diduga karena video satir yang diunggah hingga kritik terhadap penanganan bencana di Sumatra.

Dirangkum Tribunnews.com, berikut bentuk teror yang diterima mereka:

1. Kaca mobil Virdian Aurellio dipecah

AKTIVIS DITEROR - Aktivis Virdian Aurellio mengaku mendapat rentetan teror. Mulai dari mobil yang dirusak hingga WhatsApp sang adik diretas.
AKTIVIS DITEROR - Aktivis Virdian Aurellio mengaku mendapat rentetan teror. Mulai dari mobil yang dirusak hingga WhatsApp sang adik diretas. (Tangkapan layar YouTube Official iNews)

Aktivis yang juga mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Padjadjaran (Unpad), Virdian Aurellio, mendapat teror pada Rabu (22/12/2025) dini hari, saat berada di kawasan Jakarta Barat.

Kaca mobilnya dipecah oleh orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai tiga motor dan satu mobil.

Baca juga: 4 Curhatan Bupati Aceh Utara Ayahwa di Hadapan Dasco: Kami Tidak Viral karena Itu Pejabat Tak Datang

"Ada tindakan teror secara luring yang terjadi kepada gue, tepatnya Senin (22/12/2025) dini hari di Jakarta Barat. Mobil gue, kaca dipecahkan oleh sekelompok orang tak dikenal, tiga motor (dan) satu mobil," ungkapnya lewat unggahan di Instagram, Rabu (31/12/2025).

Rumah Virdian di Jakarta juga didatangi OTK. Virdian mengatakan, OTK tersebut sempat bertanya pada sekuriti keberadaan dirinya.

"Bahkan kediaman gue di Jakarta didatangi oleh dua orang tak dikenal, bertanya kepada satpam, adakah keberadaan Virdian," lanjut dia.

Virdian mengaku sempat tak ingin menceritakan teror yang ia dapat, sebab masih berfokus pada pemulihan Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) pasca-bencana.

Namun, mengingat rekan-rekannya juga mengalami hal serupa, Virdian pun memutuskan buka suara.

Virdian pun menekankan teror yang ia dan rekan-rekannya terima, merupakan tindakan dari seorang pengecut.

Menurutnya, teror-teror seperti inilah yang menjadi pemecah-belah antar warga negara.

"Selama ini gue memilih diam karena gue nggak pingin masalah yang menimpa gue secara personal ini jadi men-distract misi kemanusiaan kita untuk pemulihan Aceh dan Sumatra. Titipan donasi masyarakat kepada gue masih harus didistribusikan untuk Aceh."

"Tapi, melihat serangkaian teror yang terjadi kepada sahabat-sahabat gue, aktivis yang lain, ini perlu dibicarakan. Siapapun yang melakukan teror ini adalah pengecut. Mereka tidak senang melihat pemerintah, swasta, relawan, LSM, masyarakat, kompak untuk pemulihan Aceh dan Sumatra."

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved