Banjir Bandang di Sumatera
Prabowo Persilakan jika Lumpur Bencana Sumatra Diminati dan Dibeli Swasta, Hasilnya untuk Daerah
Presiden Prabowo Subianto mempersilahkan jika pihak swasta ingin membeli material lumpur pascabencana di Sumatra. Hasilnya nanti bisa untuk daerah.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto mempersilahkan jika pihak swasta ingin membeli material lumpur pascabencana di Sumatra. Hasilnya nanti bisa untuk pemerintah daerah.
- Prabowo menilai, pemanfaatan lumpur pascabencana Sumatra ini bisa menjadi solusi atas adanya pendangkalan sungai dan pengerukan kuala (muara dan pertemuan sungai).
- Pengerukan lumpur ini juga bisa menjadi sarana normalisasi sungai dan antisipasi kemungkinan cuaca ekstrem.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapat laporan dari Gubernur soal ada pihak swasta yang tertarik dan ingin memanfaatkan material lumpur pascabencana di Sumatra, terutama yang ada di Aceh.
Hal ini diungkap Prabowo dalam Rapat Pascabencana bersama jajaran Menteri dan Pimpinan Lembaga di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026) kemarin.
Diketahui pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akhir November kemarin, ada banyak material lumpur yang terbawa arus banjir dan longsor sehingga menyebabkan pendangkalan sungai dan menimbun rumah warga.
Untuk itu Prabowo menyetujui jika memang ada pihak swasta yang bisa memanfaatkan lumpur bencana Sumatra ini.
"Dan juga gubernur melaporkan ke saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa manfaatkan lumpurnya di mana-mana (lumpur yang menimbun bangunan dan jalan)."
"Jadi tidak hanya (lumpur) di sungai tapi yang di sawah dan sebagainya. Silakan ini saya kira bagus sekali ya. Jadi tolong ini didalami dan kita laksanakan ya," kata Prabowo di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026) kemarin, dilansir tayangan Live di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo menilai, pemanfaatan lumpur pascabencana Sumatra ini bisa menjadi solusi atas adanya pendangkalan sungai dan pengerukan kuala (muara dan pertemuan sungai).
Pengerukan lumpur ini juga bisa menjadi sarana normalisasi sungai dan antisipasi kemungkinan cuaca ekstrem.
"Jadi pendangkalan kuala-kuala, apa pembersihan Kuala-kuala membuka itu, saya kira bagus sekali. Jadi akses sungai-sungai bisa bermanfaat bagi kita."
"Sekaligus kita menghadapi kemungkinan cuaca yang ekstrem ya, kita sudah siap ya. Saya saya sangat setuju dengan gagasan itu. Tinggal nanti dirumuskan bagaimana kita laksanakannya," ungkap Prabowo.
Selanjutnya Prabowo merasa lebih baik dibuat langsung saja operasi besar dalam pengerukan lumpur-lumpur bencana Sumatra ini.
Baca juga: Anggota TNI yang Tugas di Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah, Prabowo Koreksi Jadi Uang Semangat
Nantinya jika ada perusahaan besar yang punya keahlian atau pihak swasta yang ingin membeli lumpur bencana Sumatra ini, maka bisa diurus oleh Pemerintah Daerah.
Hasil pembelian lumpur bencana Sumatra ini juga langsung dinikmati oleh Pemda masing-masing.
"Saya kira ini ya sudahlah kita bikin kita bikin operasi besar saja. Iya kan? This is a big engineering operation ya."
"Tapi saya sangat saya sangat sangat setuju ya. Ada perusahaan-perusahaan besar yang punya keahlian di bidang ini ya dredging (pengerukan) untuk pelabuhan dan sebagainya ya."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-di-Aceh-Tamiang-akak.jpg)