Ijazah Jokowi
Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana Buka Suara soal Sowan ke Rumah Jokowi di Solo
Damai Hari Lubis menyebut tidak mau ambil pusing soal anggapan jika mereka berdua mendatangi Jokowi untuk meminta maaf
Ringkasan Berita:
- Damai Hari Lubis membenarkan dirinya bersama Eggi Sudjana mendatangi rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo.
- Damai menegaskan tidak mau ambil pusing dengan anggapan publik bahwa kedatangan mereka bertujuan meminta maaf terkait status tersangka.
- Pertemuan tertutup tersebut dibenarkan pihak Jokowi, namun tidak diketahui membahas isu ijazah palsu.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana, dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara soal isu kedatangannya ke rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Damai Hari Lubis membenarkan jika dirinya dan Eggi Sudjana ke rumah Jokowi untuk melunasi 'utang' bertemu dalam agenda Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) pada 16 April 2025 lalu.
"Benar, karena Eggi minta ditemani oleh saya, dimana Eggi merasa terbebani karena saat 16 April 2025 pada waktu TPUA ke Solo agenda silaturahmi Eggi tidak hadir karena faktor sakit," kata Damai Hari Lubis kepada Tribunnews.com dikutip Minggu (11/1/2026).
"Sehingga ke Solo ini merupakan bagian langkah langkah agenda internal organisasi TPUA yang layak dijalankan," sambungnya.
Dia mengklaim, pertemuan itu dilakukan karena situasi dan kondisi yang terindikasi ada yang ingin memecah belah kekompakan TPUA oleh eksternal.
Namun, Damai Hari Lubis tak menjelaskan secara pasti siapa sosok eksternal yang dimaksud.
"Akhirnya pada titik kesimpulan faktor pecah belah ini hanya dapat diredam dengan kebijakan khusus oleh 2 orang tokoh senioren di TPUA semata demi kebaikan, berikut dengan segala beban pertangungjawaban moral organisasi kepada dan terbatas hanya kepada para tokoh pendiri TPUA," ungkapnya.
Lebih lanjut, Damai Hari Lubis menyebut tidak mau ambil pusing soal anggapan jika mereka berdua mendatangi Jokowi untuk meminta maaf mengingat status keduanya yang menjadi tersangka atas laporan Jokowi.
Menurutnya, Eggi Sudjana selaku Ketua TPUA akan memberikan klarifikasi agar isu ini tidak menjadi liar dan bisa mencegah adanya fitnah kepada mereka.
"Publik Bebas berpendapat dan ada timing tuk klarifikasi secara komprehensif," tuturnya.
Senada dengan Damai Hari Lubis, Eggi Sudjana pun tak mau banyak komentar atas isu yang berkembang soal kedatangannya ke rumah Jokowi itu.
"Jumat depan insyaaAllaah saya jelaskan ya," ungkapnya kepada Tribunnews.com.
Untuk informasi, Dua tersangka kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Prof Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mendatangi kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung tertutup sejak sore hari menjelang Magrib.
Ajudan mantan Presiden Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah membenarkan kunjungan Eggi Sudjana dkk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Eggi-Sudjana-dan-Jokowi.jpg)