Prabowo Bangga Banyak Alumni Taruna Nusantara Masuk Kabinet Pemerintahannya
Prabowo menegaskan pendidikan unggulan harus diperluas agar lebih banyak generasi muda mendapatkan kesempatan yang sama.
Ringkasan Berita:
- Prabowo bangga banyak alumni SMA Taruna Nusantara (TN) yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan, termasuk di dalam Kabinet Merah Putih
- Prabowo mengatakan keberhasilan para alumni menjadi bukti bahwa sekolah tersebut mampu mencetak kader bangsa yang unggul dan siap memimpin di berbagai bidang
- Ia menegaskan pendidikan unggulan harus diperluas agar lebih banyak generasi muda mendapatkan kesempatan yang sama.
TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kebanggaannya karena banyak alumni SMA Taruna Nusantara (TN) yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan, termasuk di dalam Kabinet Merah Putih.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Prabowo mengatakan keberhasilan para alumni menjadi bukti bahwa sekolah tersebut mampu mencetak kader bangsa yang unggul dan siap memimpin di berbagai bidang.
“Sejak 1990 sampai sekarang, kader-kader lulusan TN telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional. Bahkan di kabinet yang saya pimpin, cukup banyak lulusan TN,” ujar Prabowo.
Alumni SMA Taruna Jadi Menteri
SMA Taruna merupakan sekolah menengah atas berasrama dengan sistem semi militer yang menekankan pada disiplin, akademik, kepribadian, dan kesamaptaan jasmani.
Yang paling terkenal adalah SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah, yang berdiri sejak tahun 1990 dan dikenal sebagai salah satu SMA unggulan nasional.
Sejumlah alumni SMA Taruna Nusantara (Magelang) kini menduduki jabatan penting di Kabinet Prabowo–Gibran periode 2024–2029, diantaranya:
- Agus Harimurti Yudhoyono (TN-5) sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
- Sugiono (TN-5) sebagai Menteri Luar Negeri
- Prasetyo Hadi (TN-6) sebagai Menteri Sekretaris Negara
- Sudaryono (TN-11) sebagai Wakil Menteri Pertanian
- Teddy Indra Wijaya (TN-15) sebagai Sekretaris Kabinet
Temukan putra putri terbaik bangsa
Prabowo menjelaskan SMA Taruna Nusantara didirikan dengan tujuan menemukan putra-putri terbaik bangsa untuk dibina dalam lingkungan akademik, kedisiplinan, dan kepemimpinan yang kuat.
“Sekolah seperti ini sangat penting. Di sini kita benar-benar mencetak kader-kader yang patriotik, yang cinta tanah air, yang jujur, yang tidak akan korupsi, dan yang siap berbuat terbaik untuk bangsa dan rakyat,” kata Prabowo.
Ia menegaskan pendidikan unggulan harus diperluas agar lebih banyak generasi muda mendapatkan kesempatan yang sama.
Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah sedang membangun kampus Taruna Nusantara tambahan di IKN Nusantara, Minahasa, dan Pagar Alam, serta menambah 20 sekolah serupa bernama SMA Garuda.
“Target kita tiap provinsi harus punya satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda. Kita ingin mempercepat kebangkitan kepemimpinan bangsa,” ujarnya.
Selain memperluas sekolah unggulan, Prabowo juga menyiapkan program renovasi besar-besaran.
“Tahun ini saja saya akan renovasi 60.000 sekolah. Kita punya 300.000 sekolah. Saya harap empat tahun semua selesai,” tegasnya.
Menurutnya, pendidikan adalah kunci menghapus kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup rakyat.
“Pendidikan adalah instrumen pembangunan, instrumen kesejahteraan, dan instrumen menghilangkan kemiskinan,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/berikan-sambutan-saat-meresmiv.jpg)