Kamis, 11 Juni 2026

OTT KPK di Bekasi

Bermasker Hitam, Ono Surono Dicecar KPK soal Aliran Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara

Ono Surono dicecar KPK soal dugaan suap Ade Kuswara. Publik penasaran, mengapa eks kompetitor Dedi Mulyadi itu bermasker hitam saat disorot kamera?

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir
Kompas.com
PEMERIKSAAN ONO SURONO - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, saat meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/1/202). Ia diperiksa sebagai saksi perkara dugaan tindak pidana korupsi suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. 

Ringkasan Berita:
  • Bermasker hitam, Ono Surono keluar gedung KPK penuh sorotan
  • Dicecar 15 pertanyaan, penyidik KPK gali aliran uang suap
  • Publik penasaran, apakah dana mengalir ke partai atau pribadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bermasker hitam dan berpenampilan serba gelap, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, meninggalkan Gedung Merah Putih KPK usai diperiksa sebagai saksi perkara dugaan tindak pidana korupsi suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

Ia mengaku dicecar 15 pertanyaan oleh penyidik KPK.

Pertanyaan itu di antaranya menyangkut dugaan aliran uang suap Ade Kuswara. Hal tersebut diakui Ono usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ono tiba di Gedung KPK pada pukul 08.23 WIB. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih.

Penampilan Usai Pemeriksaan

Usai pemeriksaan, Ono tampak seorang diri meninggalkan gedung dengan mengenakan kemeja panjang, celana panjang, jaket, hingga masker serba hitam.

Kamera wartawan menyorot langkahnya saat keluar dari lobi Gedung Merah Putih KPK.

Sejumlah pertanyaan dilontarkan awak media kepada mantan kompetitor Dedi Mulyadi dalam Pilgub Jawa Barat 2024 itu.

Tak banyak jawaban diberikan Ono. Ia hanya menegaskan bahwa dirinya mendapat belasan pertanyaan dari penyidik KPK.

Sebagian besar pertanyaan, menurutnya, berkaitan dengan tugas dan fungsinya sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi. 

“Sekitar 15 (pertanyaan) ya. Ya seputar terkait dengan tugas-tugas (sebagai Ketua DPD PDIP),” ujar Ono kepada wartawan.

Baca juga: Iptu Willy Adrian Mengaku Diperintah Atasan Buat Laporan Polisi Soal Kasus yang Jerat Delpedro Cs

Reaksi Soal Aliran Suap

Saat disinggung mengenai materi pemeriksaan yang lebih spesifik, Ono tidak menampik bahwa penyidik sempat mendalami perihal adanya dugaan aliran uang.

“Ada beberapa lah yang ditanyakan. Termasuk aliran uang? Ya,” akunya.

Namun, ia enggan merinci dari mana sumber aliran dana yang didalami penyidik tersebut, apakah berasal dari anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PDIP, Nyumarno, atau langsung dari tersangka Ade Kuswara Kunang.

Ketika dipertegas apakah dana itu mengalir ke kantong pribadi atau kas partai, Ono memberikan bantahan singkat. 

“Tidak ada aliran,” tegasnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved