Ijazah Jokowi
Eggi Sudjana Tak Lagi Dicekal ke Luar Negeri usai SP3 Kasus Jokowi, Langsung Terbang ke Malaysia
Eggi Sudjana langsung terbang ke Malaysia setelah menerima SP3 kasus ijazah Jokowi pada Kamis (15/1/2026).
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.com - Polda Metro Jaya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), Kamis (15/1/2026), kasus dugaan pencemaran nama baik terkait laporan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Tak lama setelah SP3 diterbitkan, tersangka pencemaran nama baik Jokowi, Eggi Sudjana, langsung terbang ke Malaysia untuk berobat kanker.
Pencekalan Eggi ke luar negeri telah dicabut begitu SP3 terbit.
Kuasa hukum Eggi, Elida Netty, mengatakan Eggi berangkat menuju Penang, Malaysia, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah seluruh proses hukum dinyatakan selesai.
"Hari ini (kemarin) dia (Eggi) berangkat (ke Malaysia) pukul 17.00 WIB," ungkap Elida, Jumat, dilansir Kompas.com.
"Bang Eggi ini sakit kanker stadium 4," imbuhnya.
Baca juga: Roy Suryo Tunjukkan Foto AI Jokowi-Eggi Sudjana, Mikhael Sinaga: Kata Bang Eggi Tak Ada Dokumentasi
Terbitnya SP3 ini juga telah dibenarkan Damai Hari Lubis.
Damai mengatakan ia dan Eggi bukan lagi tersangka kasus pencemaran nama baik Jokowi karena pihaknya sudah menerima SP3 dari Polda Metro Jaya per Kamis.
"Sudah bukan (tersangka), saya mantan tersangka. Tadi sore (kemarin) menerima SP3," kata Damai, Kamis, dikutip dari YouTube tvOneNews.
Usai menerima SP3, Eggi disebutkan langsung menghubungi Roy Suryo melalui WhatsApp untuk memberi semangat.
Roy mengaku ia hanya membalas pesan Eggi tersebut menggunakan emoji senyum.
"'Selamat berjuang, Brother Roy, salam (untuk) kawan-kawan'," ujar Roy menirukan pesan dari Eggi, dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV, Sabtu (17/1/2026).
"Ini saya anggap lucu-lucuan saja dan balas dengan (emoji) senyum saja. Sudah cukuplah itu bagi saya," imbuhnya.
Roy menduga pesan dari Eggi merupakan ejekan baginya setelah dirinya sempat menuding Eggi merupakan pecundang setelah bertemu dengan Jokowi di Kota Solo, Kamis (8/1/2026) lalu.
"Saya pernah beberapa waktu yang lalu, itu mengirimkan WA juga ke Bang Eggi, khusus (pesannya berisi) pecundang atau pejuang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ketua-Tim-Pembela-Ulama-dan-Aktivis-TPUA-Eggi-Sudjana-321.jpg)