Rabu, 22 April 2026

OTT KPK di Kementerian Tenaga Kerja

Eks Wamenaker Noel Sebut Partai yang Ada Huruf 'K' Terima Aliran Dana Sertifikasi K3

Noel menyebut partai yang memiliki unsur 'K' menerima aliran dana terkait kasus pemerasaan sertifikasi K3 yang dilakukannya.

Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan
KASUS KORUPSI K3: Eks Wamenaker Immanuel 'Noel' Ebenezer sebut ada partai politik (parpol 'K' dan ormas non Keagamaan Terima aliran uang di kasus korupsi kepengurusan sertifikasi K3 di Kemenaker. Hal itu Noel katakan jelang menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026) - Fahmi Ramadhan/Tribunnews.com. 

Ringkasan Berita:
  • Eks Wamenaker, Immanuel Ebenezer atau Noel, menyebut ada partai berunsur 'K' dalam namanya menerima aliran dana terkait kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 yang menjeratnya.
  • Selain itu, ada ormas non-keagamaan yang juga menerimanya.
  • Hal ini sempat disampaikan Noel dalam sidang perdana pada Senin (19/1/2026) lalu di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
  • Nyanyian Noel ini pun sempat direspons KPK dan berjanji akan mendalaminya.

TRIBUNNEWS.COM - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel membeberkan pihak yang menerima aliran dana terkait dugaan kasus pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemenaker yang menjeratnya.

Dia mengatakan ada partai yang menerima aliran dana dalam kasusnya. Namun, Noel tidak menyebut secara gamblang partai yang dimaksud.

Ia hanya mengatakan bahwa partai yang menerima aliran dana ada unsur 'K'.

"Partainya ada huruf K-nya (menerima aliran dana). Udah itu dulu clue-nya ya," katanya sebelum persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Selain itu, Noel juga menyebut ada organisasi masyarakat (ormas) yang menerima aliran dana.

Baca juga: Ketika Noel Dibela Dua Eks Pentolan FPI di Pengadilan Tipikor, Ada Pesan Khusus dari Habib Rizieq

Lagi-lagi, ia tidak menyebut nama ormas yang dimaksud. Noel hanya mengatakan bahwa ormas tersebut bukan berlatar belakang keagamaan.

"Ormasnya (penerima aliran dana) yang jelas tidak berbasis agama," tuturnya.

Sebelumnya, Noel juga sempat menyebut adanya partai dan ormas yang ikut menerima aliran dana dari dugaan pemerasan yang dilakukannya.

Adapun hal itu sempat disampaikannya dalam sidang perdana yang digelar pada Senin (19/1/2026) lalu.

"Yang jelas ada satu partai dan satu ormas yang terlibat dalam permainan ini," ucap Noel.

Meski demikian, Noel saat itu masih enggan membeberkan identitas partai maupun ormas yang dimaksud. 

Dia sempat berjanji akan membuka nama partai dan ormas yang dimaksud pada sidang hari ini.

"Pokoknya akan kami sampaikan. Senin depan saya kasih tahu," tegasnya.

Namun, ketika itu, Noel menyebut bahwa partai dan ormas tersebut terlibat langsung dalam pemerasan sertifikasi K3.

Sempat Direspons KPK

'Nyanyian' Noel ini sempat dikomentari oleh Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved