Selasa, 27 Januari 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Listyo Sigit Pamer Capaian Polri Dalam Mendukung Program MBG

Listyo mengungkapkan, hingga saat ini Polri telah membangun 1.160 SPPG dan akan terus menambah jumlahnya hingga akhir 2026.

Penulis: Chaerul Umam
Tangkapan layar dari YouTube TV Parlemen
PROGRAM MBG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat kerja (raker) bersama Komisi III DPR di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memaparkan capaian Polri dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. 

Ringkasan Berita:
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memaparkan capaian Polri dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG)
  • Listyo mengungkapkan, hingga saat ini Polri telah membangun 1.160 SPPG dan akan terus menambah jumlahnya hingga akhir 2026
  • Listyo menyebut, SPPG Polri memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya melalui penerapan konsep food security yang ketat dalam proses penyediaan makanan bergizi

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memaparkan capaian Polri dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Program MBG adalah singkatan dari Makan Bergizi Gratis, yaitu program pemerintah Indonesia yang menyediakan makan siang gratis bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui, dengan tujuan meningkatkan gizi masyarakat dan menurunkan angka stunting.

Baca juga: Industri Susu Siap Dukung Program MBG, Ultrajaya Inves Rp1,14 Triliun

Listyo menjelaskan, keterlibatan tersebut diwujudkan melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).

Baca juga: Akademisi: Program MBG Bukan Beban bagi Sektor Pendidikan

“Di bidang lain terkait dengan program makan bergizi gratis, Polri juga ikut terlibat langsung. Beberapa waktu yang lalu kami menargetkan 100 SPPG pada saat 1 Juli 2025, namun ternyata saat ini kami telah melampaui target,” kata Listyo.

Listyo mengungkapkan, hingga saat ini Polri telah membangun 1.160 SPPG dan akan terus menambah jumlahnya hingga akhir 2026.

“Saat ini kami telah membangun 1.160 SPPG dan kami memiliki target sampai dengan akhir tahun 2026 kami memiliki 1.500 SPPG,” ucap Listyo.

Listyo menyebut, SPPG Polri memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya melalui penerapan konsep food security yang ketat dalam proses penyediaan makanan bergizi.

“SPPG Polri ini memiliki keunggulan. Kita memiliki program food security, di mana dalam pelaksanaannya kita menggunakan test kit dan selama ini SPPG Polri zero accident,” jelasnya.

Selain itu, kata Listyo, Polri juga mengembangkan SPPG terintegrasi yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung untuk menjamin ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan.

“Di samping itu, kita juga memiliki 16 SPPG yang memiliki keunggulan, antara lain bahwa SPPG tersebut selain SPPG itu sendiri, di sekitar SPPG juga dibangun green house, bioflok atau kolam ikan, kandang ayam, pabrik pakan ayam petelur, serta gudang sentral untuk menyuplai kebutuhan SPPG lain, contohnya di Provinsi DIY,” ujarnya.

Baca juga: Jika Pemberantasan Korupsi Sehebat Program MBG

Lebih lanjut, Listyo menegaskan Polri juga berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya komoditas strategis.

"Kemudian terkait menjaga stabilitas harga pangan, Polri terlibat aktif untuk memastikan agar harga dan stabilitas harga tetap terjaga, khususnya sembilan bahan pokok penting yang selalu menjadi perhatian, agar harganya tidak jauh atau sama dengan HET,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved