BPJS Kesehatan
Panas! Dirut BPJS Kesehatan Ghufron Tantang Anggota DPR Urus Data PBI: Kalau Bisa, Saya Gaji Pak
Rapat Komisi IX DPR dan BPJS Kesehatan memanas akibat polemik penonaktifan 11 juta peserta BPJS PBI.
"Tapi gorengannya belum selesai. Itu masalahnya," ujarnya.
Ghufron menjelaskan, untuk 120.000 pasien dengan penyakit berbiaya katastropik, sebenarnya sudah diaktifkan kembali kepesertaannya.
Bahkan, dari 120.000 orang itu, ada yang sudah pindah segmen dan juga lapor ke dinas sosial, sehingga yang dilakukan reaktivasi otomatis tidak sampai 120.000 orang.
"Sekarang sudah aktif kembali, yang butuh cuci darah segala macam itu yang ramai ini sudah diaktifkan kembali," ujar dia.
Baca juga: RSCM Tegaskan Layanan Tetap Jalan Meski BPJS PBI Nonaktif: Silakan Datang, Administrasi Belakangan
Ghufron menekankan, pihaknya tidak pernah tahu berapa jumlah peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan.
Hal tersebut, dikatakan Ghufron, diurus oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial .
"Dari Kemenkes lalu didaftarkan ke BPJS untuk tahun 2026 Februari itu ini jumlahnya, kayak gitu, berbasis pada keputusan yang keputusan Kemensos tadi," kata dia.
"BPJS juga enggak tahu berapa yang dinonaktifkan, yang tidak nonaktifkan dalam pengertian tidak berhak PBI, lalu dicocokkan, lalu kemudian surat itu dilaporkan kepada Kemenkes dan Kemensos, oh sekian berarti sekian," pungkas Ghufron.
(Tribunnews.com/Endra/Reza Deni)