Demo di Jakarta
Balita Tertawa, Ayah Menangis: Momen Haru Usai Vonis Kasus Rumah Sahroni
Tangis pecah di PN Jakarta Utara, balita tertawa ayah menangis usai vonis kasus rumah Sahroni.
Ia menjerit keras, tubuhnya melemah hingga terjatuh ke lantai.
Petugas pengadilan, satpam, dan sang suami berusaha meredakan emosinya.
Gita merasa vonis yang dijatuhkan jauh dari rasa keadilan.
Rasa tidak terima itu membuat jeritannya menggema di ruang sidang.
Balita Tertawa, Ayah Menangis
Di sisi lain, terdakwa Suryana Wijaya Kusuma memanfaatkan waktu singkat untuk menggendong anak balitanya. Ia bermain di lantai pengadilan, membuat sang anak tertawa.
Namun air mata Suryana jatuh, menyadari kebersamaan itu akan segera terputus oleh jeruji penjara.
Momen Haru Terpaksa Usai
Sekitar 20 menit momen haru berlangsung sebelum aparat kepolisian meminta semua kembali ke ruangan.
“Ayo sudah-sudah ya, ini ruang persidangan,” ujar salah satu personel kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suryana-Wijaya-Kusuma-main-dengan-anak-usai-sidang-penjarahan-rumah-Ahmad-sahroni.jpg)