Senin, 20 April 2026

Dewan Perdamaian

Indonesia Jadi Wakil Komandan ISF, Pakar: Wajar, Reputasinya Sudah Mengglobal

Dosen Hubungan Internasional President University Teuku Rezasyah mengomentari penunjukkan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF.

"Iya mereka minta kita jadi deputy commander (wakil komandan)," tutur Prabowo.

Saat KTT berlangsung, Prabowo sempat menyatakan Indonesia siap mengirim pasukan dalam jumlah besar untuk bergabung ke ISF.

Prabowo menyatakan, jika diperlukan, Indonesia akan mengirim lebih dari 8.000 personel untuk bergabung ke pasukan tersebut.

"Pencapaian gencatan senjata itu nyata, kami memuji hal ini. Dan oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 atau lebih jika diperlukan," kata Prabowo pada Kamis.

Baca juga: Media Asing Soroti Sikap Indonesia yang Dukung Penuh Dewan Perdamaian, Beda dari Negara Tetangga

Ia berharap, kehadiran pasukan Indonesia bisa ikut berkontribusi dalam perdamaian dunia.

"Kami siap menyumbangkan pasukan untuk ikut serta secara aktif dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk menyukseskan perdamaian ini," tuturnya.

Prabowo juga menjelaskan, sejak hari pertama, Indonesia telah mempelajari rencana 20 poin Presiden AS Donald Trump mengenai perdamaian di Gaza.

Indonesia secara penuh setuju dengan hal tersebut dan berkomitmen terhadap rencana Trump.

"Dan itulah sebabnya kami bergabung dengan Dewan Perdamaian, kami berkomitmen atas keberhasilannya," papar Prabowo.

(Tribunnews.com/Deni)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved