Kamis, 23 April 2026

Kelompok Bersenjata di Papua

Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap 28 Orang Diduga Terafiliasi KKB di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap 28 orang yang diduga terkait dengan jaringan KKB di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Penulis: Erik S
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
PENYERANGAN DI YAHUKIMO - Aksi penyerangan terjadi di SMP YPK Yakpesmi Dekai Yahukimo pada Senin (2/2/2026) satu warga sipil bernama Daniel Datti tewas dengan sejumlah luka serius. 

 

Ringkasan Berita:
  • Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap 28 orang terduga jaringan KKB di Kabupaten Yahukimo dalam operasi 10–21 Februari 2026.
  • Dari jumlah tersebut, sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran, penembakan, pembunuhan, dan kekerasan lainnya.
  • Peningkatan eskalasi keamanan dipicu kaburnya Kopitua Heluka dari Lapas Wamena, sementara aparat memperkuat patroli dan pengamanan wilayah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap 28 orang yang diduga terkait dengan jaringan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Penangkapan tersebut dalam kurun waktu 11 hari, terhitung sejak 10 hingga 21 Februari 2026,  

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengungkapkan bahwa penindakan ini dilakukan melalui rangkaian patroli intensif dan identifikasi lapangan yang terukur.

Dari total 28 orang yang diamankan, sembilan orang di antaranya kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah melalui proses investigasi mendalam, kesembilan tersangka diketahui terlibat dalam berbagai aksi terorisme dan kriminalitas berat yang meresahkan warga Yahukimo. Berikut adalah rincian peran para tersangka:

Kasus Pembakaran: Atius Sobolim dan Elipianus Esema ditetapkan sebagai tersangka pembakaran Ruko Blok B. Sementara Ferry Alimdam, Elix Malyo, dan Olan Nalya terlibat dalam aksi pembakaran SMP Metanoya.

Aksi Penembakan & Pembunuhan: Homi Heluka alias Serius Kobak teridentifikasi sebagai pelaku dalam rentetan kasus besar sejak 2022, termasuk penembakan anggota Brimob, penembakan sopir, hingga pembunuhan warga sipil.

Tersangka Lainnya: Simak Kipka (pembakaran mobil), Kotor Payage (percobaan pembunuhan), dan Enage Hiluka (tersangka penikaman viral terhadap penjual pinang).

“Sembilan orang ini telah kami tetapkan sebagai tersangka melalui mitigasi dan investigasi lapangan. Untuk sisanya, kami masih mendalami sejauh mana keterlibatan mereka dalam tindak pidana lainnya,” tegas Kombes Yusuf (21/2/2026).

Pemicu Peningkatan Eskalasi Keamanan

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa meningkatnya aksi kekerasan di Yahukimo dipicu oleh faktor internal kelompok tersebut.

Kaburnya salah satu pentolan KKB, Kopitua Heluka, dari Lapas Wamena pada Februari 2025 menjadi pemantik koordinasi ulang aksi-aksi perusakan dan penganiayaan di wilayah tersebut.

“Pasca kaburnya tokoh tersebut, mereka merencanakan aksi yang mengakibatkan hilangnya nyawa dan kerusakan fasilitas umum. Ini yang menjadi pemicu maraknya kejadian di Yahukimo belakangan ini,” jelas Brigjen Faizal.

Penguatan Keamanan dan Barang Bukti

Dalam penggerebekan di enam lokasi berbeda, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa parang, tombak, panah, telepon genggam, hingga atribut bendera berlambang tertentu.

Meski belum ditemukan senjata api, seluruh tersangka kini dijaga ketat di Polres Yahukimo dengan dukungan penuh personel Brimob Polda Papua.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved