Kasus Korupsi Minyak Mentah
9 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Telah Divonis, Kerry Anak Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara
Kasus ini ditaksir menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah akibat penyalahgunaan tata kelola minyak mentah.
Ringkasan Berita:
- Terdakwa Kerry Adrianto Riza divonis 15 tahun penjara pada perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina periode 2018-2023.
- Selain Kerry, 8 terdakwa lainnya telah dijatuhkan vonis pidana penjara dengan masa hukuman yang bervariasi.
- Majelis hakim menyatakan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan korupsi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza selaku pemilik manfaat PT Navigator Khatulistiwa telah dijatuhi vonis pidana penjara selama 15 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Anak kandung buronan Riza Chalid tersebut juga dikenakan pidana denda sejumlah Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 190 hari.
Dia juga dijatuhi pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sejumlah Rp2.905.420.003.854 (Rp2,9 triliun) subsider 5 tahun penjara.
Muhammad Kerry Adrianto Riza adalah satu dari sembilan terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina (Persero) yang telah menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Kasus ini ditaksir menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah akibat penyalahgunaan tata kelola minyak mentah.
Sidang pembacaan vonis tersebut berlangsung dari Kamis (26/2/2026) malam hingga Jumat (27/2/2026) dini hari tadi.
Vonis pidana penjara terhadap kesembilan terdakwa berbeda-beda,
Ada yang 9 tahun hingga 15 tahun.
Majelis hakim menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersma-sama, sebagaimana dalam dakwaan primer penuntut umum.
Selain Muhammad Kerry Adrianto Riza, berikut vonis terhadap 8 terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina:
1. Agus Purwono
Terdakwa Agus Purwono selaku eks Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) yang divonis dengan 10 tahun penjara.
Sama seperti terdakwa lainnya, Agus turut dijatuhi hukuman pidana denda sebesar Rp1 miliar subsider 190 hari penjara.
2. Edward Corne
Terdakwa Edward Corne selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dalam kasus tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anak-Riza-Chalid-Kerry-Adrianto-Riza-84595.jpg)