Selasa, 21 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Nasib 58.000 Jemaah Umroh Tertahan di Arab Saudi Gara-gara Perang Iran Vs AS-Israel

58.000 jemaah umroh asal Indonesia kini  tertahan di Arab Saudi setelah perang Iran Vs Amerika meletus sejak Sabtu (28/2/2026).

Editor: Hasanudin Aco
Surya/Ahmad Zaimul Haq
JEMAAH UMROH - Suasana depan Masjidil Haram, Makkah, Jumat (19/12/2025) usai bubaran Salat Subuh yang ramai & padat jamaah. Saat ini puluhan ribu jemaah umroh tertahan di Arab Saudi karena perang Iran Vs AS. 

 

Ringkasan Berita:
  • Perang Amerika-Israel vs Iran membuat jemaah umroh asal Indonesia di Arab Saudi terdampak
  • Dilaporkan ada 58.000 jemaah asal Indonesia tertahan di Arab Saudi
  • Pemerintah mempertimbangkan beberapa opsi pemulangan sambil berkoordinasi dengan pihak-pihak di Arab Saudi
  • DPR menyebut pemerintah wajib memberi perlindungan bagi jemaah umrah di Timur Tengah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 58.000 jemaah umroh asal Indonesia kini  tertahan di Arab Saudi setelah perang Iran Vs Amerika meletus sejak Sabtu (28/2/2026).

"58 ribu lebih jamaah kita masih tertahan di Arab Saudi," kata Ichsan Marsha, Jubir Kementrian Haji dan Umroh ikutip dari Youtube Kompas TV, Senin (2/3/2026).

Perang menyebabkan sejumlah penerbangan ditutup.

Jalur udara mengkhawatirkan membuat maskapai penerbangan membatalkan penerbangan.

Apa yang dilakukan pemerintah?

Untuk membantu para jemaah yang tertahan di Arab Saudi karena terdampak perang, Ichsan mengatakan pihaknya berupaya agar para jemaah ini bisa pulang.

"Berkaitan dengan skema, kita akan lakukan koordinnasi dengan PPU selaku penanggung jawab pemberangkatan dan pemulangan jamaah dan juga otoritas penerbangan," katanya.

"Karena ini berkaitan dengan penutupan ruang udara di berbagai negara transit," imbuhnya.

Pihaknya masih berupa opsi-opsi sesuai situasi di lapangan dan tentunya menitikberatkan pada keselamatan para jemaah.

Seperti opsi menggunakan mekanisme pengalihan rute penerbangan, penjadwalan ulang kepulangan atau yang lainnya.

Termasuk pula terus berkoordinasi dengan pihak di Arab Saudi memikirkan akomodasi jika para jemaah Indonesia ini tertahan cukup lama di Arab Saudi.

"Untuk pengawasan dari kita kepada jamaah juga telah membentuk tiga tim yang dihadirkan di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal Haji di Jeddah untuk berkoordinasi dan memantau jamaah kita yang berada di tanah suci," katanya.

"Kita sudah melakukan pendataan, kita imbau akomodasi yang layak untuk jamaah. Sudah ada tim-tim yang membersamai jamaah kita di sana," ungkapnya.

DPR Minta Pemerintah Pulangkan Jemaah Umrah

Anggota Komisi VII DPR RI, Selly Andriany Gantina, meminta pemerintah menyiapkan skema pemulangan untuk jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi.

Selly menyebut pemerintah wajib memberi perlindungan bagi jemaah umrah di Timur Tengah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved