Senin, 4 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pengamat Adi Prayitno: Publik Berharap Pemerintah Bersikap Keras Terhadap AS Soal Serangan ke Iran

Adi Prayitno memandang ada kecenderungan publik berharap pemerintah merespons serangan AS-Israel ke Iran itu dengan keras.

Tayang:
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
SERANGAN AS - Potret Pengamat politik UIN Jakarta Adi Prayitno. Ia memandang ada kecenderungan publik berharap pemerintah merespons serangan AS-Israel ke Iran itu dengan keras. 

"Berkaitan dengan D-8, kami ingin agar organisasi penting ini secara kuat dan tegas memberikan kutukan kepada penyerangan yang terjadi oleh Amerika Serikat dan rezim zionis Israel terhadap negara kami. Kutukan yang keras dan serius adalah langkah pertama," kata Boroujerdi. 

"Setelah kutukan disampaikan, kami baru bisa mengambil ke langkah berikutnya. Tahun ini Republik Indonesia menyelenggarakan KTT D-8 dan kami ingin D-8 berdiri pada sisi yang benar dari sejarah dan memberikan kutukan yang serius terhadap penyerangan yang terjadi kepada negara kami," ucapnya.

Sikap Resmi Pemerintah Indonesia

Sebelumnya, di hari serangan AS-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam menyusul terjadinya serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran melalui pernyataan resmi di akun media sosial X Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Kemlu juga menyesalkan kegagalan jalur diplomasi yang berujung pada pecahnya kontak senjata.

Pemerintah Indonesia juga menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi.

Selain itu, Pemerintah Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara. 

Selain itu, Indonesia juga menyerukan penyelesaian perbedaan melalui cara-cara damai guna menghindari gangguan stabilitas keamanan dunia.

Indonesia juga menawarkan peran sebagai mediator antara pihak-pihak yang bertikai. 

Presiden Prabowo Subianto juga disebut siap untuk melakukan kunjungan diplomatik langsung ke Teheran, Iran jika mendapatkan persetujuan dari kedua belah pihak.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved