Minggu, 10 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Ribuan Jemaah Tertahan di Arab Saudi, Komisi VIII DPR: Jangan Dibiarkan Terlantar 

Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah pasca-serangan telah memicu penundaan penerbangan massal. 

Tayang: | Diperbarui:
Tribunnews.com/Dok Tribunnews
PENERBANGAN TERGANGGU - Ribuan penerbangan di Timur Tengah dibatalkan setelah banyak negara menutup wilayah udara akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran. 

Ichsan mengungkapkan pada Sabtu, 28 Februari 2026, terdapat 4.200 jemaah umrah yang kembali ke Tanah Air menggunakan 12 penerbangan. 

Sementara pada Minggu, 1 Maret 2026, terdapat 2.047 jemaah umrah yang pulang ke Tanah Air menggunakan 5 penerbangan.

Adapun calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 PPIU.

"Kami memastikan setiap PPIU menjalankan kewajibannya secara penuh, mulai dari pemberangkatan, pelayanan selama di Arab Saudi, hingga kepulangan jemaah. Tanggung jawab itu tidak boleh diabaikan," kata Ichsan.

Sebelumnya Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan tersebut telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Menghadapi serangan tersebut, Iran melakukan balasan dengan meluncurkan rudal ke sejumlah Pangkalan Militer AS yang ada di kawasan Timur Tengah, termasuk di Riyadh, Arab Saudi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved