Kamis, 4 Juni 2026

Kabinet Prabowo Gibran

Momen Prabowo Diskusi Bersama SBY, Jokowi hingga Jusuf Kalla, Bahas Situasi Terkini

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para mantan presiden dan wapres serta jajaran kabinet di Istana, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan mantan presiden dan wapres serta jajaran kabinet di Istana, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
  • Presiden Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), serta mantan Wapres RI Jusuf Kalla dan Maruf Amin hadir. 
  • Prabowo dan sejumlah tokoh membahas situasi terkini, termasuk dampak serangan AS-Israel terhadap Iran untuk Indonesia.

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan mantan presiden dan wakil presiden, jajaran kabinet Merah Putih, ketua umum partai politik, hingga mantan menteri luar negeri (menlu) di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. 

Momen pertemuan ini, dilakukan untuk silaturahmi dan berdiskusi sejumlah isu nasional di Tanah Air dan situasi global.

Dalam tayangan video singkat yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, tampak sejumlah tamu berdatangan ke Istana pada Selasa malam.

Termasuk Presiden Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), serta mantan Wapres RI Jusuf Kalla dan Maruf Amin. 

Eks Presiden dan Wapres RI pun datang bergantian. SBY datang disambut langsung oleh Presiden Prabowo. 

Turun dari mobil, Prabowo yang mengenakan setelan safari warna krem gaya khasnya langsung salam hormat dan menyalami SBY

Mereka jalan bersama menuju ruangan Istana sambil berbincang-bincang. 

Hadir pula mantan presiden Jokowi yang mengenakan kemeja batik, disambut Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Jokowi pun menuju ruang tengah Istana Merdeka, lantas disambut Kepala Negara.

Di dalam ruangan diskusi, juga terlihat jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Ada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, hingga Menteri Investasi Rosan Roeslani.

Selain itu, para ketua parpol tampak berada di ruangan diskusi di Istana. Ada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketika Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki ruangan diskusi, keduanya menyalami para tamu undangan yang hadir.

Baca juga: Seberapa Efektif Prabowo jika Jadi Mediator Tunggal untuk Damaikan Iran, AS, dan Israel?

Dilihat dari video Setpres, diskusi digelar dengan formasi duduk melingkar, saling berhadapan.

Prabowo duduk di bagian tengah, satu meja dengan eks presiden SBY dan Jokowi

Sementara itu, Gibran duduk di sisi kanan Prabowo. Gibran duduk sejajar dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bahlil Lahadalia hingga Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Pertemuan Prabowo dan sejumlah tokoh nasional itu, berlangsung selama 3,5 jam, dimulai pukul 19.30 WIB.

PRABOWO DI AS - Presiden Prabowo Subianto seusai pertemuan perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (19/2/2026). Prabowo memberikan tanggapan terkait dipilihnya Indonesia sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) atau Pasukan Stabilisasi Internasional untuk Gaza.
PERTEMUAN PRESIDEN - Presiden Prabowo Subianto seusai pertemuan perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (19/2/2026). Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para mantan presiden dan wapres serta jajaran kabinet di Istana, Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Tribunnews.com/Sekretariat Presiden)

Bahas Situasi Terkini, Termasuk Perang AS-Israel vs Iran

Dalam diskusi di Istana, Presiden Prabowo memberikan pemaparan mengenai situasi internasional terkini.

Mantan Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, menjelaskan bahwa diskusi turut menyoroti serangan AS-Israel terhadap Iran yang terjadi pada Sabtu (28/3/2025).

“Presiden memberikan update, briefing tentang berbagai perkembangan terbaru yang terjadi di dunia, khususnya berkaitan dengan yang selama ini sudah menjadi perhatian banyak di antara kita yaitu mengenai yang paling mutakhir tentunya perkembangan perang atau serangan Amerika dan Israel terhadap Iran."

"Didiskusikan implikasinya apa terhadap kita, terhadap dunia,” kata Hassan dalam keterangannya kepada awak media.

Hassan juga menyebut, Presiden Prabowo menggambarkan tantangan yang dihadapi Indonesia di tengah pusaran konflik global. Tidak hanya mencakup aspek keamanan dan perdamaian dunia, tetapi juga potensi dampak ekonomi yang luas.

“Didiskusikan tentang implikasinya ini terhadap keseluruhan masalah keamanan dan perdamaian dunia, tapi juga potensi efek dari perang ini terhadap ekonomi dunia khususnya yang menyangkut supply, oil, minyak, dan gas."

"Kita berhitung semua efeknya terhadap kita dari sisi itu saja, tapi juga dari sisi kalkulasi berapa lama perang ini akan terlangsung,” ungkap Hassan., dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Oleh karena itu, ruang komunikasi dan pertukaran gagasan dengan para tokoh nasional dinilai penting.

Sementara itu, sebelumnya Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bocoran pembahasan diskusi Presiden RI. 

Menurut Teddy, Presiden dan sejumlah tokoh berdiskusi terkait semua hal.

Namun, ketika ditanya apa saja yang akan dibahas, Seskab belum menjelaskan detail.

Hingga hanya menjawab singkat bahwa pertemuan membahas isu terkini, termasuk situasi geopolitik.

Apalagi, pertemuan ini digelar di tengah konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran

"Semuanya (termasuk geopolitik)," kata Teddy singkat sebelum pertemuan di Istana, Selasa malam.

Teddy pun mengonfirmasi kehadiran sejumlah tokoh di Istana. 

"Jadi, malam ini (malam tadi), sejak tadi malam Bapak Presiden mengundang langsung seluruh presiden terdahulu, seluruh wakil presiden terdahulu, kemudian para menteri luar negeri terdahulu, termasuk juga para ketua umum partai politik yang di parlemen,” jelasnya.

“Kemudian, Alhamdulilah hampir sebagian besar hadir, nanti malam (malam tadi) untuk berdiskusi, bersilaturahmi, saling bertukar pandangan,” imbuh Teddy.

Baca juga: SBY Sebut Konflik Iran vs AS-Israel Berpotensi Perang Dunia Ketiga: NATO hingga Rusia Bisa Terlibat

Mitigasi Dampak Geopolitik

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan pertemuan Prabowo dan sejumlah tokoh di Istana bertujuan untuk silaturahmi sekaligus pemutakhiran situasi geopolitik pasca-kunjungan luar negeri Presiden Prabowo.

"Presiden ingin memberikan update mengenai situasi geopolitik terbaru dan mendengar masukan dari para pendahulu," ungkap Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Prabowo secara khusus menyerap saran terkait konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.

Dasco menegaskan, masukan para tokoh bangsa akan menjadi pertimbangan dalam perencanaan mitigasi dampak konflik bagi Indonesia.

"Tentunya Pak Prabowo ingin mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu untuk dijadikan pertimbangan-pertimbangan," ungkap Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu.

"Dan juga dalam melakukan perencanaan, mitigasi-mitigasi untuk bangsa dan negara dari dampak yang kita sama sama tahu yang pada saat ini sedang terjadi yang kemungkinan juga akan berdampak pada negara kita," imbuhnya.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Taufik Ismail)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved