Senin, 1 Juni 2026

Mudik Lebaran 2026

Polri Rampungkan Persiapan Operasi Ketupat 2026, Prediksi Empat Puncak Arus Mudik dan Balik

Polri menyatakan seluruh persiapan Operasi Ketupat 2026 telah dirampungkan guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. 

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
Tribunnews.com/Chaerul Umam
PERSIAPAN MUDIK - Direktur Tindak Pidana Umum (Dirgakum) Korlantas Mabes Polri, Brigjen Pol Faizal, mengatakan Polri berkomitmen memastikan perjalanan masyarakat selama mudik berlangsung aman dan lancar. Hal itu disampaikannya dalam acara Dialektika Demokrasi bertema “Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman” yang digelar KWP bersama Pemberitaan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). (Tribunnews.com/ Chaerul Umam) 

Ringkasan Berita:
  • Polri melalui Korlantas Mabes Polri menyatakan seluruh persiapan Operasi Ketupat 2026 telah selesai untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran
  • Polri memprediksi akan ada empat puncak arus perjalanan, masing-masing dua saat mudik dan dua saat arus balik.
  • Direktur Tindak Pidana Umum Korlantas, Brigjen Pol Faizal, menegaskan komitmen Polri memastikan perjalanan masyarakat aman, lancar, serta bebas dari potensi kriminalitas dan gangguan keamanan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, menyatakan seluruh persiapan Operasi Ketupat 2026 telah dirampungkan guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. 

Dalam pemetaan pergerakan masyarakat, Polri memprediksi akan terjadi empat puncak arus perjalanan, yakni dua saat mudik dan dua saat arus balik.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirgakum) Korlantas Mabes Polri, Brigjen Pol Faizal, mengatakan Polri berkomitmen memastikan perjalanan masyarakat selama mudik berlangsung aman dan lancar.

Hal itu disampaikannya dalam acara Dialektika Demokrasi bertema “Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman” yang digelar KWP bersama Pemberitaan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

"Polri berkomitmen memastikan perjalanan pulang kampung berjalan lancar, aman, dan bebas dari potensi kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya," kata Faizal.

Menurut Faizal, persiapan yang dilakukan Polri tidak terlepas dari evaluasi penyelenggaraan Operasi Ketupat pada tahun-tahun sebelumnya. 

Faizal menyebut operasi pada 2024 dan 2025 mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan pemerintah karena berhasil menekan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, maupun kriminalitas.

"Manajemen lalu lintas yang kami laksanakan memberikan dampak positif tersebut,” ucapnya.

Untuk tahun ini, Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret. 

Sementara itu, arus balik diperkirakan memuncak pada 24-25 Maret serta 28-29 Maret.

“Berdasarkan prediksi ini, kami bersama stakeholder lainnya telah mempersiapkan personel dan penempatan posko secara matang,” ujarnya.

Selain kesiapan personel, Polri juga memetakan sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan selama periode mudik Lebaran

Lokasi tersebut menjadi fokus pengamanan agar arus perjalanan masyarakat tetap terkendali.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah jalan tol dan rest area. Faizal mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah rest area di jalur utama seperti Jakarta-Cikampek dan Bandung.

“Kami sudah menyiapkan sistem digital yang memantau jumlah kendaraan masuk dan keluar secara real-time. Informasi ketersediaan parkir akan disebarluaskan melalui radio, media sosial, dan petugas di lapangan agar masyarakat bisa mengetahui kondisi terkini,” ujarnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved