Kasus Kematian Ermanto Usman
Rieke PDIP Minta Kapolri Beri Atensi Usut Kasus Kematian Pensiunan JICT Ermanto Usman
Rieke mengaku belum memiliki rencana mengadukan kasus kematian Ermanto Usman ke Komisi III DPR. Tapi ia minta Kapolri untuk memberi atensi.
Ringkasan Berita:
- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diminta untuk memberi atensi terhadap kasus kematian Ermanto Usman
- Rieke menduga ada upaya pembungkaman terkait pengungkapan kasus kematian Ermanto Usman
- Rieke menduga ada upaya untuk menekan saksi di balik kematian Ermanto Usman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka mengaku belum memiliki rencana mengadukan kasus kematian pensiunan karyawan PT JICT Ermanto Usman ke Komisi III DPR.
Namun, Rieke meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memberi atensi terhadap kasus tersebut.
"Mohon dukungannya Indonesia, bapak Kapolri juga mohon untuk atensi terhadap kasus ini," kata Rieke saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Ermanto Usman adalah Ketua Paguyuban Pensiunan Karyawan JICT. Dia dikenal sebagai pengamat pelabuhan.
Beberapa waktu terakhir, dia dikenal sebagai sosok yang mengungkap soal dugaan korupsi terkait pengelolaan di pelabuhan. Dugaan korupsi di perusahaan pelabuhan itu pun dibawanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga: Bareskrim Turun Tangan Selidiki Kematian Misterius Pensiunan JICT Ermanto Usman
Ermanto Usman ditemukan tewas di rumahnya, di kawasan Jatibening, Kota Bekasi pada 2 Maret 2026.
Hingga kini kepastian penyebab kematiannya masih misterius.
Informasi terakhir, Ermanto tewas karena menjadi korban perampokan.
Namun, banyak kejanggalan yang membuat motif perampokan masih belum mendapatkan kepastian.
Baca juga: Kasus Kematian Ermanto Usman Makin Misterius, Rieke: Ada yang Mengaku Penyidik Wawancarai Saksi
Sementara, istri almarhum Ermanto, ikut menjadi korban dan saat ini masih dalam kondisi kritis di rumah sakit di Bekasi.
Rieke pun mengendus adanya upaya pembungkaman terhadap kasus tersebut.
Pasalnya, ada sosok yang mengaku sebagai penyidik dan mendatangi rumah sakit tersebut untuk mewawancarai istri almarhum Ermanto.
“Benarkah ini penyidik dari kepolisian? Saya kok tidak percaya. Mana bisa mewawancarai ketika sudah ada kuasa hukum, sudah ada LPSK, kemudian tidak ada koordinasi,” ucap Rieke.
Rieke memastikan bahwa orang yang datang ke rumah sakit tersebut bukan penyidik dari kepolisian.
Ia menduga ada pihak tertentu yang berupaya menekan saksi agar tidak memberikan kesaksian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wakil-ketua-baleg-fraksi-pdi-perjuangan-rieke-diah-pitaloka-jj.jpg)