Selasa, 14 April 2026

Prabowo Minta Warga Bersiap Hadapi Kesulitan Dampak Konflik Timur Tengah, Ini Kata Bakom RI

Fithra Faisal memaklumi jika Prabowo meminta masyarakat untuk bersiap dalam menghadapi kesulitan karena adanya perang jika ingin perdamaian.

"Dan pada saat itu, Presiden sudah menyampaikan bahwa ada kemungkinan Amerika Serikat akan menyerang Iran dan ini kejadian sekarang ya."

"Dan dalam pemikiran Presiden ini, kita kalau mau damai harus siap-siap perang ya. Si vis pacem, para bellum."

"Oleh karenanya, ini yang kemudian ditunjukkan Pak Presiden melalui taklimatnya kemarin di Ratas, menyampaikan juga kepada masyarakat bahwa dengan kondisi-kondisi seperti ini kita memang harus selalu waspada."

Siap Hadapi Kesulitan, tapi Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Meskipun demikian, Fithra meminta agar masyarakat tidak terlalu khawatir.

Menurut ekonom senior dan Co-Founder Next Policy ini, pemerintah sudah melakukan persiapan matang, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Persiapan tersebut berkaitan erat dengan poin kedua dalam Asta Cita Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Yakni, ketahanan ekonomi, ketahanan energi, dan ketahanan pangan.

"Tetapi, masyarakat jangan khawatir karena pemerintah dan dalam hal ini Presiden juga sudah menyampaikan arahan-arahannya dari tahun lalu ya. Maka kita sudah mempersiapkan beberapa hal," kata Fithra.

"Kalau dalam konteks Asta Cita ini, Asta Cita yang nomor dua. Ketahanan energi, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, itu dalam satu selingkung yadengan apa yang Pak Presiden sampaikan."

Fithra pun menyinggung Water–energy–food nexus yang menjadi pedoman bagi Prabowo untuk memastikan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap stabil dari guncangan akibat situasi global.

Water–energy–food nexus sendiri merupakan sebuah pendekatan yang digunakan untuk memahami serta mengelola sumber daya secara terpadu untuk meningkatkan sinergi pemanfaatan air, energi, dan pangan secara berkelanjutan.

"Dan dalam konteks ini, ada Food-Energy-and Water Nexus yang merupakan turunan dari Food and Agriculture Organization (FAO/Organisasi Pangan dan Agrikultur Dunia) dari United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB)," jelas Fithra.

"Ini menjadi salah satu patron cara berpikir Presiden untuk kemudian memastikan supaya masyarakatnya bisa tetap nyaman dan tidak terdampak dari kegelisahan-kegelisahan global yang dampaknya tentunya meluas, di mana gajah bertarung semuanya akan terdampak."

(Tribunnews.com/Rizki A.)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved