Kamis, 9 April 2026

TNI AD: Permintaan Jembatan dari Masyarakat Mencapai 8.000 Titik

Brigjen TNI Donny Pramono mengungkapkan permintaan pembangunan jembatan dari masyarakat mencapai 8 ribu titik.

Penulis: Gita Irawan
HO/IST
SATGAS JEMBATAN- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang juga Ketua Satgas Jembatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Sawang, Lhokseumawe, Aceh Utara pada Senin (9/3/2026) lalu. (HO/Dinas Penerangan TNI AD) 

Ringkasan Berita:
  • Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono mengungkapkan bahwa permintaan pembangunan jembatan dari masyarakat mencapai sekitar 8.000 titik, jauh melampaui target hingga 2027.
  • Data tersebut diperoleh dari hasil survei yang dilakukan TNI AD.
  • Donny menyebut hal ini sebagai pekerjaan besar ke depan, namun menegaskan TNI AD terus berusaha sesuai arahan KSAD.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengungkapkan permintaan pembangunan jembatan dari masyarakat mencapai 8 ribu titik.

Donny mengatakan hal itu diketahui dari survei yang telah dilakukan.

Jumlah itu, kata dia, jauh melampaui yang ditargetkan hingga 2027.

"Berdasarkan survei, wilayah kita di Indonesia ini yang membutuhkan jembatan tidak hanya 1.000 itu nyatanya, sampai 8 ribu lebih masyarakat itu meminta untuk dibuatkan jembatan," kata Donny di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

"Ini memang pekerjaan rumah ke depannya tapi kita TNI Angkatan Darat melalui perintah dari Bapak KSAD terus berusaha," lanjutnya.

Donny mengatakan dalam jangka waktu 2,5 bulan hingga saat ini TNI AD bersama masyarakat dan sejumlah pihak telah membangun ratusan jembatan.

Meski yang pembangunan jembatan diprioritaskan di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, akan tetapi TNI AD juga telah membangun jembatan di wilayah lain.

Sejumlah wilayah lain yang juga telah dibangun antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung, Riau, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

"Di Aceh ini ada sebanyak 88 jembatan: 40 Bailey, 34 Aramco, dan 14 perintis atau gantung. Kemudian di Sumatera Utara 49 jembatan: 24 Bailey, 15 Aramco, dan 10 perintis atau gantung. Di Sumatera Barat ada 24 jembatan: 11 Bailey, 10 Aramco, dan 3 perintis atau jembatan gantung," ungkap Donny.

"Selain itu ada ada 57 jembatan lainnya di berbagai daerah. 2 jembatan Bailey ada di Jawa Tengah, kemudian ada 55 jembatan perintis gantung yang tersebar di berbagai provinsi," lanjutnya.

Survei di 480 Lokasi

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Sawang, Lhokseumawe, Aceh Utara pada Senin (9/3/2026) lalu.

Peresmian itu sekaligus menandai peluncuran 200 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia yang telah selesai dibangun.

Maruli mengungkapkan TNI AD memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. 

SUrvei telah dilakukan terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan atau peningkatan jembatan, sekolah, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved