Rabu, 8 April 2026

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis bagi 12.690 Pekerja dan Ojol Jelang Lebaran

Kemnaker mengoordinasikan program mudik gratis bagi 12.690 pekerja/buruh dan keluarganya pada Lebaran 2026.

Editor: Content Writer
Dok. Biro Humas Kemnaker
MUDIK KEMNAKER - Kemnaker mengoordinasikan mudik gratis bagi 12.690 pekerja dan ojol Lebaran 2026 dengan 230 bus serta pengawasan THR melalui Posko THR. 

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) mengoordinasikan program mudik gratis bagi 12.690 pekerja/buruh dan keluarganya pada Lebaran 2026.

Program tersebut juga melibatkan pengemudi ojek online (ojol) sehingga lebih banyak pekerja dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada para pekerja sekaligus dorongan kepada dunia usaha agar memberikan dukungan nyata bagi pekerjanya menjelang hari raya.

“Alhamdulillah hari ini kita melepas mudik gratis bagi pekerja/buruh dan ojol di Kemnaker. Ini baru satu titik dari sekian titik yang kita koordinasikan,” kata Yassierli saat pelepasan mudik gratis di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Program mudik gratis bagi pekerja tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” dengan memberangkatkan 230 armada bus menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatra.

Menurut Yassierli, kehadiran pemerintah dalam berbagai pelepasan mudik gratis juga menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan yang memberikan perhatian lebih kepada para pekerjanya.

“Kami sangat mengapresiasi ketika perusahaan memberikan fasilitas di luar kewajiban, seperti mudik gratis, daycare, dan fasilitas lainnya. Kepedulian seperti ini penting karena membuat pekerja merasa diperhatikan, dan pada akhirnya juga berdampak positif bagi perusahaan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kemnaker bersinergi dengan sejumlah mitra strategis, antara lain BPJS Ketenagakerjaan, PT HM Sampoerna Tbk, PT Kayaba Indonesia, PT United Tractors Tbk, PT Pama Persada Nusantara, PT Freeport Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara, PT TASPEN, PT Tirta Investama, serta PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Selain itu, sejumlah komunitas daerah dan serikat pekerja/buruh juga turut berpartisipasi dalam pelaksanaan program tersebut.

Yassierli menambahkan, pelaksanaan mudik gratis tahun ini memiliki perluasan manfaat karena tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga menjangkau pengemudi ojol.

“Tahun ini ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita juga melibatkan teman-teman ojol untuk menikmati manfaat dari program mudik gratis ini,” katanya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Berangkatkan 1.000 Pekerja Ikut Mudik Gratis Bersama Kemnaker

Selain memfasilitasi keberangkatan pemudik, Kemnaker juga menaruh perhatian pada aspek keselamatan perjalanan melalui pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pengemudi bus dan kernet.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di enam titik wilayah pemantauan mudik, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar, termasuk di berbagai titik keberangkatan mudik gratis yang dikoordinasikan Kemnaker.

Program pemeriksaan ini merupakan kolaborasi antara Kemnaker, Perhimpunan Ergonomi Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, dilakukan pengecekan kesiapan pengemudi bus dan kernet mulai dari pemeriksaan kesehatan, wawancara, hingga pengujian berbasis komputer untuk mengukur kesiapan kerja, termasuk waktu reaksi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved