Mudik Lebaran 2026
H+1 Lebaran, Contraflow Diterapkan di Ruas Tol Jakarta - Cikampek Mulai KM 47
Tol Jakarta–Cikampek berlakukan contraflow H+1 Lebaran 2026. JTT & polisi siap atur arus balik agar perjalanan tetap aman dan lancar
Ringkasan Berita:
- Rekayasa lalu lintas contraflow diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek mulai KM 47–65 pada H+1 Lebaran 2026 untuk antisipasi kepadatan
- JTT dan kepolisian memantau situasi, menekankan keselamatan dan pengaturan situasional
- Skema one way lokal juga disiapkan untuk arus balik, menyesuaikan volume kendaraan dari Trans Jawa dan Jawa Barat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rekayasa lalu lintas berupa contraflow diberlakukan di ruas Tol Jakarta–Cikampek pada H+1 Lebaran 2026.
Kebijakan ini diterapkan menyusul meningkatnya mobilitas kendaraan atas diskresi dari kepolisian.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo mengatakan, contraflow mulai diberlakukan pada Minggu (22/3/2026) pagi.
Rekayasa contraflow diterapkan mulai KM 47 wilayah Teluk Jambe, Karawang hingga KM 65 ruas Tol Jakarta-Cikampek.
"Penerapan contraflow dilakukan sebagai langkah responsif berdasarkan kondisi lalu lintas aktual di lapangan," ucap Ria dalam keterangannya.
Meski diterapkan contraflow, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama demi kelancaran arus kendaraan.
JTT bersama Kepolisian terus memantau perkembangan situasi lalu lintas dan melakukan pengaturan terbaik guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman.
"Penerapan buka tutup akses contraflow dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kapasitas jalan, dan efektivitas penguraian kepadatan lalu lintas," tukasnya.
Baca juga: Volume Kendaraan Masih Tinggi, Jasa Marga Siapkan Contraflow Arah ke Cikampek Minggu Pagi
Pihak JTT juga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lintas.
Selain itu, pengguna jalan diharapkan merencanakan perjalanan dengan baik serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman hingga sampai ke tujuan.
Antisipasi Arus Balik
Kepolisian menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa one way lokal untuk mengantisipasi kepadatan saat arus balik Lebaran 2026.
Rencana ini mulai diberlakukan pada 23 Maret, dengan mempertimbangkan lonjakan volume kendaraan di jalan tol.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, kebijakan tersebut disiapkan berdasarkan peningkatan jumlah kendaraan selama periode mudik. Tercatat, volume kendaraan naik dari 258 ribu menjadi 270 ribu kendaraan.
“Tentu kita antisipasi. Dari persentase-persentase tadi udah kita hitung," kata dia kepada wartawan, Sabtu (21/3/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jakci1.jpg)