Lebaran 2026
Sosok 5 Pejabat Datangi Rumah Jokowi di Solo: Eks Menteri, Eks Kapolda, hingga Komisaris Pertamina
Sejumlah pejabat seperti eks menteri, eks kapolda, hingga komisaris Pertamina mendatangi rumah Jokowi di Solo saat Lebaran. Ini sosok mereka.
Tak lama setelah pencopotannya di Pertamina, Condro Kirono kemudian sempat dipilih menjadi Komisaris Independen PT Pos Indonesia.
Sebelum bertugas di perusahaan pelat merah, pria kelahiran Surakarta ini dikenal sebagai purnawirawan perwira tinggi (Pati) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Jabatan terakhir Condro Kirono sebelum pensiun adalah Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1984 ini sepanjang masa dinasnya sudah pernah mengemban berbagai jabatan strategis.
Dikutip dari asabri.co.id, Condro mendapat penugasan pertama di Papua selama enam tahun. Di sana, ia menjadi Kapolsek.
Ia juga tercatat pernah menduduki posisi sebagai Kapolresta Tegal Polda Jateng (2002), Wadirlantas Polda Sumut (2003), dan Kapoltabes Yogyakarta Polda DIY (2004).
Condro Kirono sempat menjadi Dirlantas Polda Kalsel (2006), Dirlantas Polda Jatim (2007), Dirlantas Polda Metro Jaya (2008), dan Karobinops Sops Polri (2010).
Karier Condro makin cemerlang setelah menjabat sebagai Kapolda Riau pada tahun 2013. Lalu, pada tahun 2016, ia ditunjuk menjadi Kapolda Jateng.
Puncak kariernya terjadi saat ia menjabat sebagai sebagai Kabaharkam Polri pada 2019.
Menjelang masa pensiun pada Desember 2019, ia pun dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
4. Tina Talisa
Sosok lain yang juga mendatangi rumah Jokowi di Solo adalah Tina Thalisa yang kini menjadi staf khusus (stafsus) Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka.
Tina Thalisa menjelaskan kedatangannya hanya sebagai perwakilan stafsus Wapres RI untuk bersilaturahmi dengan mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Ia mengaku tidak ada pesan yang bersifat pribadi. Jokowi, kata mantan jurnalis ini, hanya menitipkan pesan agar menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
"Pesan beliau, kita sama-sama terus menjaga persatuan, kerukunan, dan mudah-mudahan kita sama-sama dalam keadaan sehat lahir batin, itu yang terpenting," kata dia, dilansir TribunSolo.com.
Diketahui, Tina Talisa diangkat sebagai Staf Khusus Wapres pada Desember 2024. Sebelumnya, pada periode 2020 hingga 2024, ia menjadi Staf Khusus Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia.
Jauh sebelum masuk ke lingkungan pemerintahan, Tina Talisa dikenal sebagai pembawa acara dan produser program berita di beberapa stasiun televisi besar.
Padahal, wanita kelahiran Bandung ini awalnya meniti jalur pendidikan sebagai seorang tenaga kesehatan dengan meraih gelar Sarjana Kedokteran Gigi dari Universitas Padjajaran tahun 2001.
Kemudian di kampus yang sama, ia meraih gelar Magister Ilmu Komunikasi.
Karier Tina di media dimulai dari radio lokal di Bandung. Dari sana, langkahnya merambah ke televisi nasional.
Popularitasnya menanjak terutama lewat program-program talkshow politik dan debat publik.
Tak lama setelah duduk sebagai stafsus wapres, Tina Talisa juga ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang niaga dan distribusi energi.
Penunjukan ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 4 Juli 2025 lalu.
5. Suwardi
Terakhir, ada sosok Suwardi yang juga mengunjungi rumah mantan Wali Kota Solo.
Suwardi merupakan seorang akademisi dari yang ditunjuk sebagai Stafsus Wapres Gibran Rakabuming Raka per 9 Desember 2024.
Dalam kunjungan ke kediaman Jokowi itu, Suwardi datang bersama Tina Talisa. Dua sosok tersebut merupakan tamu keempat Jokowi pada hari yang sama.
Di kalangan civitas akademika Kota Solo, nama Suwardi sudah tidak asing lagi. Ia kerap muncul dengan hasil survei maupun komentarnya terkait dinamika politik daerah.
Mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo itu pernah membuat survei untuk Gibran saat maju sebagai Wali Kota Solo periode 2021-2024.
Direktur Solo Raya Polling ini memunculkan Gibran sebagai tokoh dengan tingkat popularitas tertinggi. Saat itu 90 persen mengenal putra sulung Jokowi ini.
Berdasarkan informasi di laman fisip.unisri.ac.id, Suwardi tercatat mengajar di program studi Ilmu Administrasi Negara.
Suwardi menjadi akademisi atau dosen sejak tahun 1993. Dengan demikian, ia telah mengabdi selama lebih kurang 31 tahun di bidang pendidikan tinggi sebelum akhirnya mendapat kepercayaan menjadi Staf Khusus Wapres.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul BREAKING NEWS: Sejumlah Tokoh Temui Jokowi di Kediaman Sumber Solo, Ada Budi Arie Hingga Hasan Nasbi
(Tribunnews.com/Sri Juliati) (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Budi-Arie-Hasan-Nasbi-dan-Tina-Talisa.jpg)