Kamis, 4 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Surplus, Harga Terkendali Meski Dihantam Konflik Geopolitik

Mentan Andi Amran memastikan stok pangan nasional tetap aman dan terkendali, meski dihadapkan pada tekanan global akibat konflik geopolitik.

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Chaerul Umam
STOK PANGAN NASIONAL - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional tetap aman dan terkendali, meski dihadapkan pada tekanan global akibat konflik geopolitik. Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IV DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional tetap aman dan terkendali, meski dihadapkan pada tekanan global akibat konflik geopolitik.
  • Berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional hingga Mei 2026, ketersediaan sejumlah komoditas strategis masih berada dalam kondisi surplus dan relatif aman.
  • Amran merinci, sejumlah komoditas utama menunjukkan surplus, antara lain beras sebesar 16,39 juta ton.
 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional tetap aman dan terkendali, meski dihadapkan pada tekanan global akibat konflik geopolitik.

Amran mengakui, tantangan sektor pangan saat ini semakin kompleks karena dipengaruhi dinamika global yang berdampak langsung pada produksi hingga distribusi.

Baca juga: Tinjau Gudang Bulog di Makassar, Mentan Amran: Stok Beras Capai 4,5 Juta Ton

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IV DPR, Selasa (7/4/2026).

"Tantangan pangan semakin kompleks dipengaruhi oleh dinamika geopolitik serta perubahan iklim, berdampak pada produksi dan distribusi pangan," ungkap Amran, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Amran memaparkan, berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional hingga Mei 2026, ketersediaan sejumlah komoditas strategis masih berada dalam kondisi surplus dan relatif aman.

 

 

"Berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional hingga Mei 2026, ketersediaan komoditas pangan strategis nasional berada pada kondisi surplus dan relatif aman," ujarnya.

Amran merinci, sejumlah komoditas utama menunjukkan surplus, antara lain:

  • beras sebesar 16,39 juta ton
  • jagung 4,3 juta ton
  • gula konsumsi 632.000 ton
  • daging ayam 837.000 ton
  • serta telur ayam 423.000 ton

Selain itu, cadangan pangan pemerintah yang dikelola oleh Perum Bulog juga tercatat mencapai 4,6 juta ton.

Di sisi harga, Amran menyebut kondisi pangan selama bulan puasa relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang sempat melampaui harga eceran tertinggi (HET).

"Secara umum, harga pangan terkendali di saat bulan puasa. Beberapa komoditas berada di atas HET tapi terkendali," ucapnya.

Amran menambahkan, bahwa inflasi pangan menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

"Inflasi pangan menunjukkan tren penurunan, di mana inflasi 2,5 persen turun menjadi 1,58 persen pada Maret 2026," katanya.

Sebab itu, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved