Kamis, 7 Mei 2026

Prabowo Disebut Tak Bahas Isu Perubahan Sistem Pemilu dalam Retret Ketua DPRD se-Indonesia

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily, mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retret Ketua DPRD se-Indonesia.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
YouTube Sekretariat Presiden
PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto disebut tak bahas soal sistem Pemilu 2029 maupun wacana perubahan mekanisme Pilkada dalam kegiatan retret Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Jawa Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Isu sistem Pemilu 2029 maupun wacana perubahan mekanisme Pilkada tidak dibahas dalam forum retret Ketua DPRD se-Indonesia
  • Prabowo menekankan pentingnya kekompakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasi di tingkat lokal
  • Prabowo mengingatkan agar perbedaan latar belakang politik tidak menjadi penghambat kerja sama di daerah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Lemhanas sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retret Ketua DPRD se-Indonesia.

Menurut Ace, isu sistem Pemilu 2029 maupun wacana perubahan mekanisme Pilkada tidak dibahas dalam forum tersebut.

“Tidak ada pembahasan terkait sistem pemilu ke depan,” kata Ace di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (21/4/2026).

Presiden Prabowo, dikatakan Ace, menekankan pentingnya kekompakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasi di tingkat lokal.

“Presiden menekankan perlunya persatuan dan kekompakan seluruh pimpinan daerah agar kebijakan nasional bisa berjalan selaras dengan kebijakan di daerah,” ujar Ace 

Dia menjelaskan, Ketua DPRD memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan di daerah.

Karena itu, pemahaman terhadap visi, misi, dan program prioritas pemerintah, termasuk agenda Astacita, dinilai menjadi hal krusial.

Baca juga: Presiden Prabowo Panggil Menteri KKP dan Mendiktisaintek Bahas Giant Sea Wall

Selain itu, Presiden juga mengingatkan agar perbedaan latar belakang politik tidak menjadi penghambat kerja sama di daerah.

“Meskipun berasal dari partai yang berbeda, semua pimpinan DPRD diminta tetap bahu-membahu demi kepentingan masyarakat dan tujuan besar Indonesia Emas 2045,” katanya.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo turut menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan mendasar di daerah, salah satunya masalah sampah yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Isu-isu dasar seperti pengelolaan sampah harus diselesaikan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Ace.

Baca juga: Sidak Presiden Prabowo bersama Sudaryono ke Gudang Bulog, Hapus Keraguan Soal Swasembada Beras

Tak hanya itu, sejumlah program prioritas pemerintah juga kembali ditegaskan, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat daerah.

“Program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di daerah,” ujar dia.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri secara langsung pembukaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah atau retreat bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (18/4/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini bertujuan untuk memberikan pengarahan langsung serta menjalin komunikasi yang lebih personal dengan pimpinan legislatif daerah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved