Kamis, 23 April 2026

Mendagri Tekankan Sinergi Forkopimda dan Waspadai Korupsi di Daerah

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah menjaga kekompakan Forkopimda dan menghindari korupsi demi pembangunan yang efektif.

Editor: Content Writer
dok. Kemendagri
JAGA KEKOMPAKAN FORKOPIMDA - Mendagri Tito Karnavian saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 di Medan, Rabu (22/4/2026). Mendagri mengingatkan kepala daerah menjaga kekompakan Forkopimda dan menghindari korupsi demi pembangunan yang efektif. 

TRIBUNNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah agar menjaga kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai kunci mewujudkan pembangunan yang efektif dan bersih dari praktik korupsi.

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 di Medan, Rabu (22/4/2026).

Menurut Tito, kepala daerah memiliki peran strategis sebagai koordinator Forkopimda yang harus mampu menyinergikan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga aparat penegak hukum lainnya.

Baca juga: Festival LGBT Terbesar di Timur Tengah Digelar di Laut Mati, Israel Jadi Tuan Rumahnya

“Tolong rekan-rekan kepala daerah pahami betul posisi sebagai Ketua Forkopimda itu untuk mengoordinasikan para pimpinan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, daerah dengan Forkopimda yang solid cenderung lebih cepat dalam menangani berbagai persoalan, baik bencana, isu sosial, maupun tantangan pembangunan lainnya. Sebaliknya, lemahnya koordinasi dapat menghambat penyelesaian masalah di lapangan.

Untuk itu, Tito mendorong kepala daerah membangun komunikasi yang intensif, baik melalui forum formal maupun pertemuan informal guna menjaga keharmonisan kerja antarunsur pimpinan daerah.

“Jadi kekompakan ini penting. Buat kegiatan reguler, entah sebulan sekali atau dua bulan sekali, kumpul bersama,” jelasnya.

Selain soal koordinasi, Mendagri juga menyoroti persoalan korupsi dan pemborosan anggaran yang masih terjadi di sejumlah daerah. Ia menegaskan bahwa praktik tersebut dapat merusak kepercayaan publik serta memengaruhi kebijakan pemerintah pusat terhadap daerah.

Menurutnya, pengelolaan anggaran harus dilakukan secara efisien, transparan, dan akuntabel agar pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Tito Karnavian Dorong Kepala Daerah Optimalkan Peran Forkopimda


 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved