Selasa, 5 Mei 2026

Komisi I DPR RI: Literasi Digital Harus Sasar Orang Tua, Bukan Hanya Anak

Anggota Komisi I DPR RI, Abraham Sridjaja, menegaskan bahwa literasi digital harus menyasar orang tua karena peran mereka sangat krusial.

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
KESEHATAN MENTAL - Anggota Komisi I DPR Abraham Sridjaja menjadi narasumber dalam Webinar Literasi Digital bertema “Pentingnya Kesehatan Mental Orang Tua bagi Tumbuh Kembang Anak” pada Rabu (22/4) pukul 13.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi anak. 
Ringkasan Berita:
  • Abraham Sridjaja menegaskan bahwa orang tua harus memiliki literasi digital yang memadai karena berperan penting dalam mendampingi anak menghadapi dunia digital.
  • Kondisi mental orang tua disebut sebagai fondasi penting agar mampu membimbing anak secara bijak di tengah tekanan sosial, ekonomi, dan derasnya arus informasi.
  • Dalam webinar yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital bersama DPR, para narasumber menekankan keluarga sebagai garda terdepan menciptakan ekosistem digital yang aman.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Abraham Sridjaja, menegaskan bahwa literasi digital harus menyasar orang tua karena peran mereka sangat krusial dalam mendampingi anak menghadapi dunia digital.

"Kita harus memastikan bahwa orang tua memiliki kapasitas yang cukup, baik dari sisi literasi digital maupun kesehatan mental, agar mampu mendampingi anak secara optimal di tengah perkembangan teknologi," ujar Abraham.

Hal ini dikatakan Abraham dalam Webinar Literasi Digital bertema “Pentingnya Kesehatan Mental Orang Tua bagi Tumbuh Kembang Anak” yang digelar Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Ia menjelaskan, kesehatan mental orang tua menjadi fondasi penting dalam pola asuh, terutama di tengah derasnya arus informasi dan kompleksitas interaksi digital saat ini.

Menurutnya, orang tua yang memiliki kondisi mental baik akan lebih mampu membimbing anak menggunakan teknologi secara bijak.

Abraham juga mengingatkan bahwa tekanan sosial, ekonomi, hingga paparan informasi berlebih dapat memengaruhi kondisi psikologis orang tua.

Karena itu, dibutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari pengasuhan berkualitas.

"Orang tua tidak hanya dituntut melek teknologi, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan emosional dalam mendampingi anak di ruang digital," katanya.

Selain Abraham, webinar ini turut menghadirkan akademisi dan praktisi Rosarita Niken Widiastuti yang menekankan pentingnya literasi digital dalam lingkup keluarga. 

Menurutnya, keluarga menjadi garda terdepan dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak.

Sementara itu, Miftahul Khairoh menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan psikologis orang tua dari perspektif ilmiah agar dapat mendukung perkembangan anak secara optimal.

Kegiatan yang dipandu oleh MC Alyvia Putri dan dimoderatori Mesak Paidjala ini berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved