Selasa, 5 Mei 2026

OTT KPK di Balai Teknik Perkeretaapian

KPK Ultimatum Staf Ahli Eks Menhub Periksa Besok Pagi!

Dua kali mangkir! KPK beri ultimatum dan jadwalkan ulang pemeriksaan staf ahli eks Menhub Budi Karya besok pagi. Bongkar kotak pandora DJKA!

Tayang:
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
KORUPSI DJKA — Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (kiri) bersama Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (kanan) saat memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Lembaga antirasuah kini memberikan peringatan tegas kepada saksi Robby Kurniawan, Staf Ahli Menhub era Budi Karya Sumadi, agar kooperatif menghadiri pemeriksaan kasus suap jalur kereta api pada Selasa (5/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Staf Ahli Menhub Robby Kurniawan kembali mangkir dari panggilan KPK untuk kedua kalinya hari ini.
  • Penyidik langsung menjadwalkan ulang pemeriksaan esok pagi guna membongkar aliran dana haram proyek DJKA.
  • KPK beri desakan tegas agar saksi kooperatif demi melengkapi teka-teki korupsi mantan Anggota DPR Sudewo.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan ultimatum kepada Robby Kurniawan (RK), Staf Ahli Menteri Perhubungan bidang Logistik dan Multimoda era Budi Karya Sumadi, untuk hadir dalam pemeriksaan pada Selasa (5/5/2026) besok pagi.

Langkah tegas ini diambil setelah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenhub tersebut tercatat mangkir dua kali dari panggilan penyidik.

Penjadwalan ulang ini dilakukan usai Robby tidak hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Senin (4/5/2026).

Padahal, keterangannya sangat krusial untuk mengusut dugaan suap pengadaan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

"Hari ini pemanggilan kedua. Beberapa pekan lalu juga sudah dipanggil namun tidak hadir, kemudian penyidik memanggil kembali dijadwalkan hari ini, namun kemudian setelah dilakukan komunikasi dengan saksi maka pemeriksaan akan dilakukan besok pagi," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di kantornya, Senin (4/5/2026).

Bongkar "Plotting" Pemenang dan Aliran Fee

Ahli Bidang Logistik dan Multimoda Kemenhub Robby Kurniawan
Ahli Bidang Logistik dan Multimoda Kemenhub Robby Kurniawan (Istimewa)

KPK mendesak agar pejabat yang bertugas melintasi era kepemimpinan Menhub Budi Karya Sumadi dan Duddy Purwagandhi ini bersikap kooperatif.

Penyidik saat ini tengah mendalami praktik lancung berupa pengkondisian pemenang tender agar penyedia jasa tertentu dimenangkan untuk mengerjakan proyek di DJKA.

Selain pengaturan proyek atau plotting, KPK juga menelusuri aliran dana gelap dari pihak swasta yang diduga mengalir ke kantong sejumlah oknum di DJKA maupun kepada tersangka mantan anggota Komisi V DPR RI, Sudewo (SDW).

"Di mana dalam pelaksanaan proyek itu diduga ada fee proyek dari para pihak swasta kepada oknum-oknum di DJKA maupun kepada SDW, sehingga pemeriksaan saksi pada besok hari tentu kami harapkan bisa melengkapi keterangan-keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik," tambah Budi.

Baca juga: Sidang Chromebook: Jaksa Sorot Anak Prof Romly di Tim Nadiem

Dalami Peran di Tempus Perkara

KPK saat ini fokus menggali posisi Robby Kurniawan sebagai staf ahli saat terjadinya rentang waktu peristiwa pidana (tempus perkara) tersebut.

Meski sudah masuk radar pemeriksaan, lembaga antirasuah belum membeberkan secara rinci peran spesifik Robby dalam pusaran kasus yang sempat menyeret nama mantan Menhub Budi Karya Sumadi ini.

"Kami dalami besok. Nanti jika sudah dilakukan pemeriksaan, kami akan update materi secara umum pemeriksaan pada saksi yang bersangkutan," tutup Budi.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved