Minggu, 10 Mei 2026

Ruang Kritik dan Dialog Substantif Dinilai Penting bagi Demokrasi

Dialog terbuka yang dilakukan Presiden Prabowo dapat mengembalikan politik ke ruang argumentasi yang lebih sehat.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
HO/IST
POLA KOMUNIKASI - Diskusi Majelis Sabtu bertema Politik Persepsi dan Perang Narasi di Era Demokrasi Digital di Menteng, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). 

“Satu orang yang punya akses ke media sosial nilainya setara dengan institusi negara,” kata Ade Reza.

Karena itu, ia meminta pemerintah membangun strategi komunikasi berbasis data kredibel agar mampu menjadi rujukan publik di tengah derasnya arus framing media sosial.

“Pemerintah tidak boleh menyikapi ekspresi di ruang publik dengan pendekatan kekuasaan. Kontra narasi harus disampaikan secara kreatif dengan menunjukkan capaian yang proven dan kredibel,” tegasnya.

Di sisi lain, Taufik Amrullah menyoroti masih lemahnya manajemen komunikasi sejumlah program pemerintah.

Ia menilai beberapa program pemerintahan Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan koperasi desa merah putih sebenarnya memiliki konsep baik, tetapi belum diimbangi strategi komunikasi yang efektif di lapangan.

“Kebijakan yang bagus bisa gagal jika tidak dikomunikasikan dengan baik,” ujar Taufik.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved