Rabu, 13 Mei 2026

Cerdas Cermat 4 Pilar MPR

Kolom Komentar Instagram SMAN 1 Sambas Banyak Dinon-Aktifkan, hingga soal Nasib Juri LCC 4 Pilar MPR

Kolom komentar instagram SMAN 1 Sambas banyak yang dinonaktifkan usai polemik yang terjadi di event lomba Cerdas Cermat 4 Pilar tahun 2026.

Tayang:
Tribunnews.com/(Tangkap layar YouTube Twibbonize)
JURI LCC MPR - Polemik penilaian final LCC 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat 2026 menyeret tiga dewan juri menjadi sorotan publik, yang merupakan anggota MPR RI. 

Ringkasan Berita:
  • Polemik LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar 2026 memicu sorotan publik usai jawaban serupa dari SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas mendapat penilaian berbeda dari dewan juri.
  • Akun Instagram SMAN 1 Sambas ramai diserbu warganet yang meminta klarifikasi terkait hasil lomba. 
  • Beberapa kolom komentar dinonaktifkan, sementara unggahan klarifikasi resmi sekolah sempat diposting lalu dihapus.

TRIBUNNEWS.COM - Sorotan publik terhadap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terus meluas. 

Warganet ramai-ramai menyerbu akun Instagram sekolah peserta hingga menyoroti soal nasib tiga dewan juri yang kini resmi dinonaktifkan oleh MPR RI.

Diketahui akun Instagram @smansa_sambas banyak yang dinonaktifkan, menurut pantauan Tribunnews, Rabu (13/5/2026).

Di sisi lain banyak komentar publik muncul di akun Instagram SMAN 1 Sambas, di kolom komentar yang tidak dinon-aktifkan.

Beberapa warganet pun banyak yang memberikan komentar negatif, mempertanyakan hasil kemenangan.

Bahkan tak sedikit yang meminta pihak SMAN 1 Sambas untuk memberikan klarifikasi.

Sempat Posting Klarifikasi Lalu Dihapus

Di tengah polemik yang berkembang, pihak SMAN 1 Sambas sempat mengunggah pernyataan sikap resmi melalui akun media sosial sekolah pada Selasa (12/5/2026).

Namun, unggahan tersebut diketahui telah dihapus atau ditarik tak lama setelah dipublikasikan.

Kepala sekolah membenarkan pihaknya sempat merilis pernyataan resmi sebagai upaya meredam opini liar yang berkembang di tengah masyarakat.

Meski demikian, unggahan itu kemudian diputuskan untuk ditarik kembali.

Dalam draf pernyataan yang sempat beredar, pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk tetap menjunjung sportivitas serta menghormati keputusan penyelenggara lomba, yakni MPR RI.

“Kami SMAN 1 Sambas menegaskan sikap untuk sepenuhnya mendukung dan menghormati setiap keputusan yang telah ditetapkan. Kami memastikan seluruh tahapan lomba telah diikuti dengan tertib, jujur, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian isi petikan pernyataan yang sempat diunggah.

Pihak sekolah juga menegaskan partisipasi mereka dalam ajang LCC Empat Pilar, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, selalu mengedepankan nilai pendidikan, integritas, dan sportivitas.

Selain itu, pesan dalam unggahan tersebut turut memberikan semangat kepada para siswa agar tetap fokus membawa nama baik Kabupaten Sambas dan Kalimantan Barat di tingkat nasional.

Kronologi Terjadinya Polemik

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved